Home News PT. Industri Karet Deli Resmikan PLTS Atap 10 MWP Di Sumatera Utara

PT. Industri Karet Deli Resmikan PLTS Atap 10 MWP Di Sumatera Utara

Peresmian dan pengoperasian PLTS Atap berkapasitas 10 MWp ini merupakan tonggak penting dalam transformasi  energi  PT Industri  Karet  Deli

0
30

IndonesianJournal.id, Medan – PT Industri Karet Deli (IKD), produsen ban  nasional   di  Indonesia dengan  merek Swallow, Delium,  dan  Deli Tire, resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 10.004.630 Watt peak (Wp) atau sekitar 10 MWp yang terpasang di fasilitas produksinya di Kota Medan. Dengan kapasitas tersebut, PLTS Atap IKD tercatat sebagai yang terbesar di sektor industri di Provinsi Sumatera Utara hingga saat ini. Lebih dari sekadar pencapaian teknis, langkah ini mencerminkan komitmen IKD dalam mengurangi emisi karbon, menekan ketergantungan pada energi fosil, serta mengambil peran aktif sebagai pelaku industri yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan keberlanjutan jangka panjang.

Peresmian PLTS Atap yang ini dihadiri oleh perwakilan resmi Pemerintah Kota Medan, Wakil Duta Besar Kerajaan Norwegia untuk Indonesia, Head of Economic Affairs Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia, Perwakilan Uni Eropa untuk Indonesia, perwakilan PT PLN (Persero), Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Provinsi Sumatera Utara, perwakilan Anggota Dewan, Kamar Dagang dan Industri (KADIN),  Asosiasi Pengusaha  Indonesia  (APINDO),  jajaran manajemen PT Industri Karet Deli, serta PT Greenroof Energy Indonesia selaku pengembang proyek.

PLTS Atap yang selesai dibangun pada 2025 ini dirancang untuk menghasilkan energi listrik yang lebih bersih dengan estimasi produksi sekitar 12–13 GWh per tahun, yang dimanfaatkan langsung untuk mendukung operasional pabrik. Kehadiran sistem ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengelola kebutuhan energi secara lebih bertanggung jawab, sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas industri. Dari sisi lingkungan, PLTS Atap ini diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon hingga 10.000 ton CO₂, atau setara dengan penanaman sekitar 450.000 pohon per tahun, sesuai dengan faktor emisi sistem ketenagalistrikan nasional.

Direktur PT Industri Karet Deli, Bapak  Darkiat Tjangnaka, menyampaikan  bahwa pengoperasian PLTS  Atap  ini  merupakan  langkah  strategis  perusahaan  dalam  mendukung  transisi  energi  bersih nasional sekaligus memperkuat kinerja operasional industri.

“Peresmian dan pengoperasian PLTS Atap berkapasitas 10 MWp ini merupakan tonggak penting dalam transformasi  energi  PT Industri  Karet  Deli. Energi  yang dihasilkan  dimanfaatkan  secara  langsung untuk mendukung operasional   pabrik,  meningkatkan  efisiensi energi,  serta  memperkuat  ketahanan pasokan listrik perusahaan. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mengkaji peluang penambahan kapasitas  PLTS Atap seiring dengan perkembangan  kebutuhan energi dan teknologi. Kami meyakini bahwa industri masa depan adalah industri yang unggul secara ekonomi sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar Bapak Darkiat Tjangnaka.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah kota Medan, Bapak Citra Effendy Capah, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas peresmian (inauguration ceremony) proyek PLTS Atap berkapasitas 10 MWp di PT Industri Karet Deli. Inisiatif  ini dinilai  sebagai  langkah  nyata dalam  mendorong  transformasi  energi  yang lebih  ramah lingkungan di kota Medan, sekaligus mencerminkan komitmen dunia usaha yang sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah

Pemerintah Kota Medan menyambut baik langkah strategis yang dilakukan PT Industri Karet Deli (IKD) sebagai contoh nyata pemanfaatan energi terbarukan di sektor industri. Peresmian PLTS Atap ini dipandang sebagai wujud kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan, sekaligus mencerminkan sinergi positif antara pemerintah daerah dan pelaku industri dalam membangun ekosistem usaha yang tangguh dan bertanggung jawab. Melalui momentum ini, Pemkot Medan mendorong pelaku usaha lainnya untuk menjadikan inisiatif serupa sebagai inspirasi dalam pengembangan bisnis yang inovatif, berorientasi jangka panjang, serta berkontribusi pada peningkatan daya saing industri dan kualitas lingkungan, sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan dan visi “Medan untuk Semua”.

Disisi lain, Manager PLN UP3 Medan Utara, Bapak Hiro Pingkir Pardede, menyampaikan bahwa PLN menilai pengembangan  PLTS Atap di PT Industri Karet Deli sebagai bentuk nyata komitmen pelanggan industri dalam mendukung transisi energi serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Sebagai salah satu pelanggan besar PT PLN (Persero) dengan kapasitas daya terpasang sebesar 22,86 MW, PT Industri Karet Deli dinilai memiliki potensi signifikan dalam mengembangkan pemanfaatan energi bersih secara terintegrasi. Sejalan dengan hal tersebut, PLN juga mendorong pemanfaatan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di lingkungan industri sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi dan penguatan ekosistem energi yang berkelanjutan.

PLTS Atap ini dikembangkan oleh PT Greenroof Energy Indonesia, pengembang PLTS yang merupakan perusahaan gabungan (joint venture) antara Norfund dan Climate Fund Managers, serta dirancang dan dibangun sesuai dengan standar teknis, keselamatan, dan ketentuan ketenagalistrikan yang berlaku.

Norfund sebagai lembaga investasi pembangunan milik Pemerintah Norwegia   dan Climate Fund Managers  (dengan  dukungan  dari Uni Eropa)  sebagai  perusahaan  manajemen  investasi  berbasis  di Belanda yang berfokus pada pengelolaan dana untuk proyek energy terbarukan di negara berkembang.

Proyek  ini menegaskan  komitmen  PT Industri Karet Deli dalam penerapan  prinsip  Environmental, Social, and Governance  (ESG) serta dukungan terhadap pengembangan  energi baru terbarukan dan pengurangan emisi gas rumah kaca.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here