Plot Twist Antarkan Kadek Saina Maputra Keajang Kompetisi Barista Tingkat Asia Pasific

Indonsian Journal, Jakarta – Plot Twist, minuman berbasis kopi hitam atau espresso yang di padukan dengan krim lembut membawa barista dari Bali, Kandek Saina Maputra (Saina), memenangkan Barista Championship 2026 yang diselenggarakan oleh sebuah brand coffee shop untuk tingkat nasional. Sebagai pemenang pertama Saina mendapat kesempatan untuk ikut dalam kompetisi barista tingkat Asia Asia Pacific 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Manila, Filipina dari tanggal 29 September hingga 3 Oktober 2026.

“Saya suka nonton film. Di film kan ada plot twistnya, nah itu yang menginspirasi saya untuk membuat kopi ini. Ada dua layer yang terlihat. hitam dari kopi yang saya campur beberapa bahan lainnya, dan saya padukan dengan krim halus yang dibuat khusus. Cara minumnya, minum dan nikmati dulu bagian atasnya, baru nanti kopinya. Lalu kopi dan krimnya secara bersamaan. Akan tercipta sesansi rasa, kayak kalo ktia nonton film yang plot twistnya memberi kejutan,” jelas Saina saat ditemui usai melaksanakan tugasnya sebagai peserta Barista Championship 2026, Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan. Pada Sabtu (18/7).

Berhasil menyisihkan lebih dari 500 barista dari berbagai wilayah di seluruh Nusantara, hingga babak eliminasi lokal dan regional yang ketat. Dan terus melaju menjadi 9 finalis elit yang naik panggung di grand final, Saina seperti gambaran masa depan kopi di Indonesia lebih cerah dan lebih berkelanjutan.

Selain Saina ada dua finalis terbaik yang pada tanggal 18 Juli 2026 malam di Atrium Lippo Mall Kemang Jakarta, yaitu Nabilla Yahya dari Starbucks Reserve Galaxy Mall 3 Surabaya dan Geralda Rosari dari Starbucks Reserve Pakuwon Mall Yogyakarta. Ketiganya bertanding di laga final yang berlangsung tanggal 19 Juli 2026 di lokasi yang sama hingga akhirnya Kadek Seina Maputra dinobatkan sebagai pemenang.

Mengutip dari Chairman of Specialty Coffee Association Of Indonesia, Daryanto Witrasa, dalam wawancara dihari pertama SBC berlangsung, Jum’at (17/7), yang menyoroti pentingnya kompetisi antar barista untuk meningkatkan kemampuan dan daya saing barista Indonesia di kanca internasional.

“Dari ribuan barista yang dimiliki Indonesia hanya 100an yang memiliki sartifikat, padahal sertifikat ini perlu sebagai bukti kemampuan yang dimiliki seroang barista. Semoga kedepannya, kompetisi seperti ini semakin banyak,” harap Daryanto.

Community Podcast

Latest articles

Related articles