Bersama Tim PKM UKRI Siswa SMK Perkuat Komunikasi Kabangsaan Untuk Kemampuan Literasi Digital

Indonesian Journal, Karawang – SMK merupakan jenjang pendidikan menengah ormal yang memiliki tujuan untuk mempersiapkan siswa di dunia kerja melalui keahlian praktis di bidang terntentu. Dengan adanya kemajuan teknologi dan informasi, siswa SMK didorong untuk memiliki karakter yang kuat, kritis, kreatif, beranggung jawab dan siap untuk menghadapi abad 21.

Memandang kepentingan kemampuan berkomunikasi ini Tim Pengabdian kepada Masyarakat  (PKM) Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) menggelar Pelatihan Penguatan Komunikasi Kebangsaan pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Klari, Karawang, pada 23 Juli 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Heni Haryani, M.Hum serta diikuti oleh 200 siswa SMK Kelas XI. Kegiatan PKM ini didukung oleh Hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Dalam pelatihan ini, Tim PKM menghadirkan sejumlah akademisi UKRI sebagai pemateri yaitu Dr. Heni Haryani, M.Hum., Diny Fitriawati, S.Sos., M.I.Kom., dan Dini Nur Fadhillah, S.Pd., M.Pd.

Pada siaran persnya, yang diterima time redaksi Indonesian Journal pada Selasa (28/7), Diny Fitriawati menyampaikan bahwa sebagai siswa SMK kita harus dapat melakukan komunikasi yang efektif. Siswa harus mampu menyampaikan pesan dengan jelas dan mudah untuk dipamahi dengan benar baik melalui ucapan langsung maupun chat. Oleh karena itu, siswa SMK harus memiliki kemampuan literasi digital yang baik. Kemampuan literasi digital penting untuk dimiliki siswa SMK mengingat proses magang maupun kerja saat ini banyak diawali melalui komunikasi digital seperti WhatsApp, email, dan form online. Sehingga, Kesan pertama sering kali terbentuk dari cara chat dan bukan dari pertemuan langsung. Selain itu, Diny menambahkan bahwa personal branding tidak hanya untuk influencer maupun artis tetapi juga untuk siswa SMK yang nantinya akan meneruskan ke dunia kerja.

Disamping itu, Heni Haryani menambahkan bahwa siswa SMK harus memiliki etika dan tanggung jawab digital. “Hal ini menjadi penting karena kesalahan kecil di dunia digital dapat berdampak besar terhadap reputasi pribadi maupun Perusahaan. Mengingat siswa SMK khususnya kelas XI sudah melakukan program praktik kerja dilapangan, etika komunikasi digital menjadi penting untuk ditanamkan,” tutur Heni Haryani mengingatkan siswa untuk menggunakan Bahasa yang sopan dan jelas ketika melakukan komunikasi melalui media digital. Selain itu, selama siswa SMK melaksanakan program PKL hindari membuat postingan negative tentang Perusahaan yang dapat merusak reputasi diri dan Perusahaan.

Salah satu siswa SMKN 1 Klari Siti Fadila menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini memberikan pengetahuan baru terkait dengan personal branding dan meningkatkan keterampilan literadi digital.

Sebagai pemateri Diny menegaskan literasi digital yang baik merupakan syarat mutlak bagi siswa SMK saat ini. “Proses rekrutmen kerja maupun pendaftaran magang kini mayoritas diawal melalui jalur komunikasi digital. Kesalahan kecil di dunia digital dapat berdampak besar dan fatal terhadap reputasi pribadi mau pun perusahaan. Oleh karena itu kemampuan literasi yang baik mampu memberi kesan positif perusahaan di dunia digital,” tutup Diny.

Community Podcast

Latest articles

Related articles