Indonesian Journal, Jakarta – PT COSMAX Indonesia berpartisipasi dalam peresmian Program Sarjana Kosmetologi Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran (UNPAD), program sarjana pertama dan satu-satunya di Indonesia yang secara khusus berfokus pada bidang kosmetologi. Kehadiran program ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat pendidikan ilmu kosmetik sekaligus mempersiapkan talenta masa depan bagi industri kecantikan Indonesia.
Program ini hadir seiring perkembangan industri kosmetik Indonesia yang semakin bertumpu pada kemampuan riset, formulasi, keamanan, dan efikasi produk. Pertumbuhan pasar domestik serta penguatan standar regulasi, termasuk kewajiban sertifikasi halal untuk produk kosmetik, turut meningkatkan kebutuhan terhadap talenta dengan kompetensi ilmiah yang relevan dengan industri.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, Cheong, Min-kyoung, President Director PT COSMAX Indonesia, menyampaikan kuliah tamu bertajuk “Cosmetology for the Future” mengenai perkembangan industri kosmetik global dan Indonesia serta tren yang akan membentuk masa depan industri kecantikan. Dalam kesempatan tersebut, turut ditekankan pentingnya sains dan inovasi dalam mendorong kemajuan industri kosmetik Indonesia, dengan tiga pilar utama, Science, Nature, dan Sustainability sebagai fondasi dalam mempersiapkan generasi ilmuwan kosmetik masa depan.
Kekayaan biodiversitas Indonesia juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi inovasi kosmetik bernilai tinggi. Perpaduan sumber daya alam lokal seperti manggis, temulawak, noni, dan kopi Robusta dengan riset ilmiah serta keahlian formulasi dapat membuka peluang bagi bahan kosmetik Indonesia untuk bersaing secara global. Salah satu contohnya adalah The’ Arum Green Java, proyek COSMAX yang mengembangkan ekstrak teh hijau Jawa menjadi bahan kosmetik yang diakui secara internasional. Pemanfaatan bahan baku secara bertanggung jawab, kemasan berkelanjutan, serta pengembangan produk yang sesuai dengan iklim tropis turut menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan industri.
Acara ini juga menjadi momentum peluncuran Program ABG (Academia–Business–Government), program di bawah pengawasan pemerintah yang mendorong hilirisasi hasil riset akademik ke industri. COSMAX Indonesia terpilih sebagai salah satu perwakilan industri dalam seremoni pembukaan, memperkuat kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah dalam membawa hasil riset menjadi inovasi yang dapat diterapkan secara nyata.
Dalam rangkaian diskusi Program ABG, COSMAX Indonesia dan UNPAD turut membahas potensi pengembangan bahan kosmetik berbasis kekayaan hayati asli Indonesia, termasuk riset Tempoyak — makanan fermentasi durian khas Indonesia — sebagai sumber bahan postbiotik untuk anti-penuaan, serta kajian Angkak (beras hasil fermentasi Monascus sp.) untuk pengembangan bahan pencerah dan bahan fungsional lainnya. Kolaborasi juga mencakup usulan pengembangan teaching factory untuk mendukung mahasiswa membawa hasil riset hingga tahap produksi, program magang berkelanjutan, serta keterlibatan komunitas petani lokal agar nilai tambah pengembangan bahan baku tetap tercipta di Indonesia.
Peresmian ini turut dihadiri oleh Kepala BPOM beserta jajaran pimpinan BPOM, Rektor UNPAD, Dekan beserta jajaran pimpinan dan sivitas akademika UNPAD, mahasiswa Fakultas Farmasi, serta perwakilan COSMAX Indonesia. Melalui kolaborasi ini, COSMAX Indonesia berkomitmen memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri melalui program magang, riset bersama terkait bahan baku lokal dan formulasi sesuai ketentuan halal, kuliah tamu oleh peneliti COSMAX, serta peluang karier di bidang R&I, quality control, regulatory affairs, dan product management. Partisipasi ini menjadi bagian dari upaya COSMAX Indonesia dalam mendukung lahirnya generasi baru ilmuwan kosmetik serta industri kosmetik Indonesia yang semakin inovatif, berbasis sains, dan berkelanjutan.
