Hari Ke-2 IFRA 2026, Bukan Hanya Tentang Waralaba Tapi Juga Tentang Peluang Usaha

Indonesian Journal, Tangerang – International Franchise, License and Business Concept Expo and Conference (IFRA) 2026 yang berlangsung di Hall 7, Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, dari 28 – 30 Agustus 2026 memasuki hari kedua pada hari Sabtu (29/8). Beberapa exhibutor terlihat mulai membukukan transaksi, sementara diselenggarakan berbagai talkshow tentang peluang usaha, tips & trik memilih franchise hingga berbagi kisah sukses mengawalin sebuah usaha.

Sementara itu pada deretan exhibutor yang ambil andil pada IFRA kali ini, terlihat beberapa brand yang tidak pernah ketinggalan event yang mempertemukan pemilik brand dan pemilik modal ini. Sebagian dari brand-brand tersebut kembali dengan inovasi produk serta strategi bisnis.

Hal ini yang dilakukan salah satu brand milik pengusaha dari Kalimantan Barat, Luuca. Dengan produk yang berfokus pada es krim dan yogurt, Lucca berhasil menarik perhatian dari awal bergabung dengan IFRA beberapa tahun yang lalu. Membawa produk es krim dan yogurt lokal yang terlihat elegan, dengan rasa tidak kalah dengan produk premium dari luar negeri, namun harga yang bersahabat.

“Hari ini kita memperkenalkan sister brand dari Lucca. Lucca Treat,” tutur sales yang bertugas pada Sabtu (29/8). “Lucca Treat ini bentuk simple dari Lucca yang selama ini dikenal berbentuk cafe dengan berbagai menunya. Lucca treat ini tidak memerlukan tempat yang luas, cukup 2×2 meter dan dengan nilai investasi yang lebih murah,” tutur sales yang enggan namanya disebut tersebut.

Untuk transaksinya sendiri, hingga hari kedua Lucca berhasil membukukan transaksi sebanyak 2 outlet baru. “Kami memang tidak menargetkan banyak, karena kami ingin menjaga agar satu outlet ke outlet berikutnya tidak berada dalam satu daerah. Kecuali berdampingan dengan Lucca Treat. Dan kami ada budling khusus untuk promo,” jelasnya lagi.

Sementara itu pada booth Jus Antara juga membukukan transaksi cukup menyolok, lebih dari 10 perjanjian kerjasama franchise dibukukan. Salah satu mitra barunya yang akan membuka outlet Jus Antara di Cilegon.

“Saya memilih Jus Antara karena komitmennya. Mereka berani berkomitmen, sehingga selayaknya lah kita tanggapi dengan positif,” ucap Pak Aditya yang baru saja menyelesaikan transaksinya dengan membeli paket franchise Jus Antara.

“Ini menjadi salah satu cara agar kita uang yang kita punya tidak sekedar aman, tapi juga bisa berkembang. Dari pada hanya menjadi simpanan pasif. Memilih Jus Antara, selain managementnya dan komitmen mereka yang bagus. produk yang mereka tawarkan juga bagus. Jus buah segar,” tambah pak Aditya yang berencana mencari satu brand lagi pada kesempatan IFRA kali ini.

Selain itu ada juga brand kebab yang sudah cukup terkenal, Baba Rafi. Baba Rafi menawarkan paket kemitraan mulai dari Rp 120juta hingga Rp 1,4 miliar dengan Break Event Point (BEP) selama satu tahun. Untuk kali ini memperkenalkan produk terbaru mereka, Signature Smoked, isian kebab yang merupakan kombinasi dari daging asap, daging slice dan juga omelet yang disajikan dengan saus mentai.

Berbeda dengan yang lain, CV. Boga Lezat Sejati dengan brandnya Credotti lebih memilih agen untuk pemasaran produk mereka yang merupakan selai premium dari kacang pistacio dan almond.

“Kami berharap mendapat mitra strategis, sehingga bisa memasarkan produk kami ke seluruh Indonesia,” ucap Kennedy Jusan, dari Credotti.

IFRA 2026 akan berakhir pada Minggu (30/8), namun kerjasama setelah penyelenggaraan IFRA sejatinya baru dimulai. Sejalan dengan perjanjian kerjasama kemitraan yang telah disepakati selama IFRA.

 

Community Podcast

Latest articles

Related articles