Kemen LH Ajak Tambang Perkuat Dekarbonisasi Lewat Insentif Perpres

Indonesian Journal, Jakarta — Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia mengajak tambang perkuat dekarbonisasi dan tanggung jawab lingkungan. Ajakan ini disampaikan dalam RESOURCES ID Annual Business Meeting 2026 di Jakarta, Senin (21/9/2026).

“Jangan sampai lupa kalau profit besar harus diikuti tanggung jawab yang lebih, artinya tanggung jawab lingkungan harus lebih besar lagi, kita perlu melakukan upaya dekarbonisasi,” tegas Wamen LH, Diaz.

Wamen Diaz menegaskan dekarbonisasi merupakan mandat pembangunan nasional. Amanat ini tertuang dalam UUD Pasal 33 ayat 4 dan Asta Cita Nomor 8 Presiden Prabowo.

“Negara harus hadir karena (dekarbonisasi) ini mandat, tertuang dalam UUD Pasal 33 ayat 4 bahwa pembangunan harus berwawasan lingkungan dan di Asta Cita Nomor 8 untuk menyelaraskan kehidupan harmonis dengan lingkungan dan alam, artinya dekarbonisasi harus di semua sektor,” jelasnya lagi.

KLH/BPLH mendorong sektor tambang melaporkan hasil pengurangan emisi lewat SIGN-SMART. Sistem ini berfungsi sebagai inventarisasi gas rumah kaca nasional.

Pelaporan ke SIGN-SMART direncanakan terhubung dengan skema insentif Perpres Nomor 110. Wamen Diaz menyebut nantinya akan ada emission trading system bagi industri yang taat lapor.

“Ada Peraturan Presiden Nomor 110 yang memberikan insentif kepada industri, jadi sektor industri harus melaporkan perhitungan emisinya ke SIGN-SMART agar KLH/BPLH bisa memantau, nanti ada emission trading system-nya yang bisa memberikan insentif,” pungkasnya.

Skema emission trading system ini masih tahap rencana tanpa jadwal resmi. KLH/BPLH belum mengumumkan kapan insentif tersebut mulai berlaku bagi industri tambang.

Selain dekarbonisasi, Wamen Diaz menyinggung penilaian PROPER sebagai indikator kinerja perusahaan. Ia berharap PT Aneka Tambang Tbk atau ANTAM kembali meraih peringkat PROPER Emas.

“Saya percaya ANTAM bisa, sebelumnya sudah pernah PROPER Emas, sekarang PROPER Hijau, semoga tahun ini dan tahun depan ANTAM bisa emas lagi,” kata Wamen Diaz.

Ajakan ini menegaskan agar tambang perkuat dekarbonisasi sejalan dengan kepentingan bisnis dan lingkungan. Acara turut dihadiri Kepala BRIN Arif Satria dan sejumlah pimpinan perusahaan tambang.

Community Podcast

Latest articles

Related articles