Indonesian Journal, Jakarta — Penyerahan bibit mangrove IPCM dan PT Energi Pelabuhan Indonesia menandai kolaborasi penanaman 2.000 pohon di Pantai Bahagia, Bekasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pelindo Group mewujudkan ekosistem pelabuhan berkelanjutan.
Penanaman melibatkan jenis Rhizophora mucronata yang dikenal efektif mengendalikan abrasi laut. Sistem perakarannya yang rapat dan kokoh berfungsi sebagai pemecah gelombang alami di kawasan pesisir.
Kegiatan diawali penyerahan bibit secara simbolis oleh DVP Komunikasi Perusahaan, GCG dan CSR IPCM, Ridwan Budiman. Penanaman kemudian dilanjutkan karyawan IPCM dan EPI melalui skema Employee Social Responsibility.
“Kolaborasi penanaman mangrove ini menjadi sebuah cerminan sinergi positif antar anak usaha Pelindo Group untuk menciptakan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat pesisir yang sekaligus mendukung target Net Zero Emission dan keberlanjutan bisnis pelabuhan,” ujar Ridwan Budiman.
Sekretaris Perusahaan EPI, Indrianisari, menyampaikan program ini sejalan dengan pilar lingkungan perusahaan. “EPI memandang keberlanjutan lingkungan pesisir sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan ekosistem maritim dan operasional pelabuhan nasional,” ungkapnya.
Program ini turut dikaitkan dengan lima Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, mencakup SDG 8, 13, 14, 15, dan 17. Kaitan ini mencerminkan pendekatan ESG yang diusung Pelindo Group secara menyeluruh.
Penyerahan bibit mangrove IPCM ini menandai tahap awal dari rangkaian kolaborasi yang lebih panjang. Aspek keberlanjutan seperti pemantauan pasca-tanam dan manfaat langsung bagi warga pesisir membutuhkan tahapan yang perlu diperhatikan secara seksama dalam jangka waktu tertentu.

