Indonesian Journal, Poznań — Kedutaan Besar Republik Indonesia di Warsawa mengikuti Polagra Fair 2026 di MTP Poznań Expo. Partisipasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar produk Indonesia di Polandia dan kawasan Eropa Tengah dan Timur.
Polagra merupakan salah satu pameran dagang terkemuka di Polandia. Ajang ini mempertemukan produsen, importir, distributor, pelaku ritel, dan sektor hotel-restoran-kafe (horeka) dari berbagai negara.
Paviliun Indonesia menghadirkan enam perusahaan nasional pada penyelenggaraan tahun ini. Keenamnya adalah PT CMN International, PT Buana Bahagia Sejahtera Globalindo, PT Kapal Api Global, PT Niramas Utama, CV Pasific Harvest, dan Leni Snacks.
Produk yang dipromosikan meliputi keripik tempe, tepung dan pati talas, kopi, permen kopi dan jahe, hingga tuna dan sarden kaleng. Turut dipamerkan mini jelly, minuman jelly, keripik singkong dan kentang, serta tumbler dan kemasan makanan.
Paviliun Indonesia turut menghadirkan pertunjukan tari tradisional untuk menarik perhatian pengunjung. Penyajian bakso dan es cendol, yang didukung UMKM milik WNI di Polandia, turut mengundang pujian dari pengunjung.
KBRI Warsawa menilai Polagra sebagai platform penting untuk mendekatkan pelaku usaha Indonesia dengan pembeli di Polandia.
“Perpaduan promosi produk, pengalaman kuliner, dan pertunjukan budaya diharapkan dapat memperkuat citra Indonesia,” demikian pernyataan resmi KBRI Warsawa.
Capaian Transaksi dan Langkah Selanjutnya
Berdasarkan hasil awal kegiatan, partisipasi Indonesia di Polagra Fair 2026 mencatat potensi transaksi sebesar US$42.000. Angka ini menjadi capaian awal dari rangkaian penjajakan bisnis yang berlangsung selama pameran.
Capaian ini tergolong bersaing dibanding sejumlah kegiatan promosi dagang KBRI Warsawa lain sepanjang 2026. Indonesia-Poland Tourism Business Forum pada Maret 2026 mencatat potensi transaksi hingga USD7,5 juta, sementara forum bisnis di Krakow dan Łódź pada April 2026 mencatat potensi Rp128 miliar.
Perbedaan skala ini kemungkinan besar dipengaruhi jenis dan sektor pameran yang berbeda. Polagra berfokus pada produk konsumen dan makanan-minuman, berbeda dari forum bisnis pariwisata dan investasi yang biasanya melibatkan nilai transaksi lebih besar.
KBRI Warsawa akan menindaklanjuti berbagai kontak bisnis yang diperoleh selama Polagra Fair 2026. Penguatan jejaring dengan pelaku industri Polandia turut menjadi fokus untuk mendorong peningkatan ekspor ke depan.
Momentum ini turut beririsan dengan penyelesaian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa yang ditargetkan berlaku 1 Januari 2027. Perjanjian tersebut diproyeksikan menghapus tarif bagi 90 persen pos tarif produk Indonesia ke pasar Eropa, termasuk hasil dari Polagra Fair 2026.

