Indonesian Journal, Jakarta – Audio Eraser pada perangkat Galaxy dapat mengurangi kebisingan yang tidak diperlukan dalam video dan memperkuat suara yang diinginkan, sehingga menghadirkan pengalaman menonton yang lebih imersif. Pertama kali diperkenalkan untuk mengedit konten tersimpan pada seri Galaxy S25, fitur ini telah berkembang pesat dari generasi ke generasi. Audio Eraser kemudian diperluas untuk mendukung penyesuaian selama pemutaran di aplikasi bawaan,seperti Gallery dan Voice Recorder pada Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7.
Mulai dari seri Galaxy S26, Audio Eraser telah berevolusi menjadi pengalaman audio secara langsung. Fitur ini memungkinkan pemisahan dan optimalisasi suara secara real-time,mencakup suara manusia, musik, dan kebisingan latar, tidak hanya untuk konten yang direkam, tetapi juga untuk konten over-the-top (OTT) atau media sosial yang sedang ditonton. Peningkatan ini menggeser fokus dari pengeditan pasca rekaman menjadi pengelolaan audio secara real-time.
Dengan mengintegrasikan sound engine berbasis AI dengan teknologi pemisahan suara yang canggih, seri Galaxy S26 memungkinkan untuk langsung menyesuaikan dan mengontrol suara saat diputar. Sehingga mendengarkan yang jernih dan imersif di berbagai platform streaming dengan secara efektif meredam kebisingan latar yang mengganggu.
Audio Eraser tidak lagi terbatas pada pengurangan kebisingan. Fitur ini memungkinkan untuk dengan mudah membentuk suara secara real-time
