IndonesianJournal.id, Jakarta – Di tengah gemerlap perayaan 25 tahun BMW Group Indonesia, kehadiran BMW Fragrance aroma premium menjadi sorotan baru. Pengalaman mewah tidak lagi terletak pada performa kendaraan, tetapi menyentuh sisi emosional indra penciuman.
Ekspansi ke produk lifestyle disebut BMW Indonesia sebagai strategi besar menghadirkan pengalaman personal bagi pelanggan setia mereka. Dua varian utama parfum premium tersebut diperkenalkan di ajang BMW Group Festival of JOY 2026, JIExpo (17-19 April 2026). Varian AMBERNESS dan BERGAMOOD hadir menggunakan pendekatan gender-neutral dan fleksibilitas layering aroma.
Secara karakter, AMBERNESS menawarkan aroma hangat dengan sentuhan woody dan amber yang elegan. Varian ini menargetkan segmen pecinta aroma mewah tahan lama.
Sementara BERGAMOOD hadir lebih ringan dan segar. Parfum ini mengusung citrus modern yang cocok untuk segmen gaya hidup urban yang dinamis.
Keduanya dapat digunakan secara terpisah atau dikombinasikan, memperkuat tren fragrance layering premium yang kini berkembang di industri parfum global.
“Dua varian utama, AMBERNESS dan BERGAMOOD, dikembangkan untuk merepresentasikan nilai inti BMW, yaitu JOY, yang kini dapat dirasakan tidak hanya melalui pengalaman berkendara, tetapi juga melalui indra penciuman,” terang Peter “Sunny” Medala, President Director BMW Group Indonesia dalam keterangan rilisnya.
Standar Keberlanjutan BMW Fragrance
Menariknya, terdapat standar keberlanjutan (sustainability) di balik positioning BMW Fragrance aroma premium tersebut. Aspek ini turut menjadi perhatian BMW Indonesia di dalam industri luxury modern miliknya. Parfum premium BMW tersebut dikembangkan menggunakan bahan alami dan berkelanjutan, serta dikemas dalam box berbahan kertas bersertifikasi FSC.
Sertifikasi FSC (Forest Stewardship Council) merupakan jaminan standar penggunaan material kertas pada boks berasal dari sumber yang dikelola secara bertanggung jawab. Sertifikasi ini mencakup beberapa prinsip utama dalam pengelolaan hutan. Terdapat aspek penilaian legalitas, jaminan hak-hak pekerja industri dan perlindungan masyarakat adat.
Langkah ini menunjukkan bahwa inovasi BMW tidak hanya berhenti pada teknologi kendaraan, tetapi juga merambah ke sustainable luxury products.
“Produk ini menggunakan bahan alami dan berkelanjutan, serta dikemas dalam box berkualitas tinggi yang terbuat dari kertas bersertifikasi FSC, mencerminkan perhatian BMW terhadap detail hingga ke setiap aspek produknya,” tambah Peter di dalam rilisnya.
Selain dua varian utama, BMW juga menghadirkan BMW M Fragrance Collection yang terdiri dari tiga varian: 1972, 1985, dan 2025. Masing-masing terinspirasi dari tonggak sejarah lini performa BMW M. Parfum premium BMW tersebut menghadirkan interpretasi aroma sporty, presisi, dan dinamika khas motorsport dalam bentuk olfaktori.
BMW Indonesia memasang harga Rp1,7 juta per produk. BMW Fragrance diposisikan sebagai luxury fragrance Indonesia yang tidak hanya menjual aroma, tetapi juga cerita, warisan, dan visi masa depan. Produk ini tersedia di ajang festival maupun jaringan dealer resmi BMW di Indonesia.
Pada akhirnya, kehadiran BMW Fragrance aroma premium menjadi bukti bahwa industri otomotif kini bergerak melampaui batas tradisionalnya. BMW tidak lagi sekedar menjual kendaraan, tetapi membangun ekosistem gaya hidup berkelanjutan dengan inovasi, dan pengalaman personal menjadi fondasi utama.
