IndonesianJournal.id, Boston – Memasuki hari kedua pameran Seafood Expo North America (SENA) 2026 di Boston Convention and Exhibition Center, Amerika Serikat, Paviliun Indonesia menunjukkan performa yang kian solid. Antusiasme para buyer, importir, dan pelaku industri seafood global terhadap produk Indonesia tercatat mengalami peningkatan signifikan dibanding hari pertama.
Interaksi Intensif dengan Buyer Global
Kehadiran Paviliun Indonesia pada ajang yang berlangsung 15–17 Maret 2026 tersebut bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya nyata pemerintah dan pelaku usaha untuk memperkuat posisi sebagai pemasok seafood global yang andal.
Sejumlah perusahaan Indonesia yang berpartisipasi melaporkan adanya interaksi yang lebih intensif dengan mitra dagang potensial. Banyak di antaranya yang mulai melakukan penjajakan kerja sama konkret serta mencatatkan potensi transaksi yang menjanjikan.
Optimisme Pertumbuhan Ekspor
Menanggapi tingginya minat pasar di hari kedua ini, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menyatakan optimismenya.
“Peningkatan kunjungan dan intensitas interaksi di Paviliun Indonesia menunjukkan tingginya kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas, keberlanjutan, dan daya saing produk seafood kita,” ujar Puntodewi pada kesempatan terpisah.
Fondasi Kuat di Pasar Amerika Serikat
Kenaikan tren permintaan ini sejalan dengan data perdagangan yang ada. Sebagai gambaran, sepanjang Januari 2026 saja, ekspor produk perikanan Indonesia ke AS telah mencapai USD 107,32 juta, naik 14,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Tingginya minat para buyer di Boston kali ini menjadi sinyal positif bahwa industri perikanan nasional mampu memenuhi standar ketat keamanan pangan dan keberlanjutan yang diinginkan pasar Amerika.
