Home Info Event Hadirkan Inovasi Dan Kolaborasi, Lab Indonesia 2026 Akan Kembali Digelar

Hadirkan Inovasi Dan Kolaborasi, Lab Indonesia 2026 Akan Kembali Digelar

Sejumlah pakar dan perwakilan institusi yang dipastikan akan hadir di Lab Indonesia 2026

0

IndonesianJournal.id, Jakarta – Lab Indonesia 2026 kembali akan digelar dar 15-17 April 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Tahun Ini Lab Indonesia memilih tema ‘Shiping the Future of Indonesia’s Laboratory Industry: Innovation, Standards, and Global Competitiveness.”

Lab Indonesia tidak lagi hanya sebagai event pameran industri laboratorium yang melibatkan semua sektor yang menjadi fondasi berdirinya infrastruktur penting bagi dunia pengetahuan, kesehatan dan lainnya. Lab Indonesia juga berperan sebagai platform bisnis strategis yang mempertemukan inovasi, penemuan, serta teknologi laboratorium dari berbagai negara untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

Selain itu Lab Indonesia 2026 juga akan menjadi ruang diskusi bagi para pemangku kepentingan industri, regulator, serta komunitas ilmiah untuk membahas arah perkembangan laboratorium di Indonesia.

Sejumlah pakar dan perwakilan institusi yang dipastikan akan hadir di Lab Indonesia 2026 turut menegaskan pandangan mereka mengenai peran standar, inovasi, dan riset dalam memperkuat daya saing industri laboratorium Indonesia.

Kristi Wulandari, Deputy Event Director dari PT Pamerindo Indonesia selaku penyelenggara Lab Indonesia 2026, menyampaikan optimismenya terhadap penyelenggaraan tahun ini, terutama dengan perpindahan lokasi ke ICE BSD City yang memungkinkan peningkatan skala partisipasi industri. “Besarnya partisipasi perusahaan internasional yang akan menghadiri Lab Indonesia 2026 menunjukkan bahwa Indonesia semakin dipandang sebagai pasar yang penting bagi industri teknologi laboratorium. Kami berharap Lab Indonesia dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan inovasi global dengan kebutuhan industri dan riset di Indonesia,” tegasnya.

Komposisi peserta pameran juga menunjukkan dominasi perusahaan yang bergerak di bidang laboratory instruments dan scientific equipment, yang menjadi peran penting dalam teknologi laboratorium modern. Selain itu, solusi laboratory consumables, laboratory testing, research & development, serta quality assurance dan quality control juga menjadi sektor yang mendapat perhatian dalam pameran ini. Kehadiran teknologi di bidang bioteknologi, pengujian lingkungan, hingga pengujian farmasi mencerminkan semakin luasnya kebutuhan industri terhadap sistem analisis laboratorium yang lebih presisi, efisien, dan sesuai dengan standar global.

Sementara itu, Afrizal, perwakilan dari Himpunan Kimia Indonesia (HKI). “Indonesia memiliki potensi besar seperti keanekaragaman hayati, sumber daya mineral, serta SDM muda berbakat, namun masih menghadapi tantangan seperti ketergantungan impor alat, minimnya hilirisasi riset, fragmentasi antar institusi, dan kurangnya kolaborasi dengan industri. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan alur riset yang terintegrasi dari kampus, laboratorium standar, hingga industri agar menghasilkan pengakuan global, serta peran strategis HKI dalam sertifikasi kompetensi, menjembatani kolaborasi, dan standardisasi metode. Selain itu, kolaborasi antara industri dan akademisi serta dukungan media menjadi kunci dalam menjadikan laboratorium kimia sebagai pusat inovasi menuju Indonesia Emas 2045.

Lebih dari sekadar pameran teknologi laboratorium, Lab Indonesia menghadirkan berbagai program yang memberikan insight tren terbaru, perkembangan standar, serta peluang industri. Melalui kolaborasi dalam satu platform, Lab Indonesia 2026 memperkuat perannya sebagai penghubung antara riset, teknologi, dan industri dalam mendukung perkembangan ekosistem laboratorium di Indonesia.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version