Indonesian Journal, Jakarta —Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026 akan digelar serentak di 407 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia. Bersama Kementerian Perdagangan, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) resmi meluncurkan ISF 2026 Kamis siang (30/7/2026), di auditorium Kemdag, Gambir, Jakarta Pusat.
Festival belanja nasional ini telah memasuki tahun kelima, dan diselenggarakan mulai 7 hingga 23 Agustus 2026. “Kami memperpanjang periode penyelenggaraan, dari tahun lalu sebelas hari, sekarang ini menjadi 17 hari. Kemudian, program-program acaranya bukan hanya sekedar promo belanja,” ungkap Alphonzus Widjaja, Ketua Umum APPBI.
Optimisme Di Balik Sebaran 407 Pusat Perbelanjaan
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Iqbal Soffan Sofwan menyampaikan sebaran 407 pusat perbelanjaan tersebut menjadi alasan utama optimisme pemerintah terhadap keberhasilan festival tahun ini.
“Pemerintah itu bukan hanya sekadar mendukung. Kami dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Koordinator Perekonomian akan memfasilitasi apa yang dibutuhkan APPBI,” ujar Iqbal.
Ia menambahkan ISF 2026 diselenggarakan di 407 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia sehingga pemerintah optimistis target transaksi festival tahun ini dapat tercapai.
Sebaran Pusat Perbelanjaan Nasional
Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja menjelaskan sebaran lokasi yang luas itu berkaitan erat dengan komposisi pusat perbelanjaan nasional. Menurutnya dari seluruh pusat perbelanjaan di Indonesia, sekitar 60 persen berada di kategori kelas menengah bawah, 35 persen kelas menengah, dan hanya 5 persen kelas atas.

“Pusat perbelanjaan Indonesia itu terdiri dari 3 kategori, kelas atas, kelas menengah, dan kelas bawah. Kelas atas itu cuma 5 persen, kelas menengah kurang lebih 35 persen, kelas bawah 60 persen. Jadi sebetulnya pusat perbelanjaan Indonesia itu didominasi 95 persen oleh kelas menengah bawah,” jelas Alphonzus.
Ia menyebut kategori kelas menengah bawah itulah yang selama ini jarang tersorot. Dibanding mal-mal besar di kawasan Thamrin dan Sudirman, dominasi pusat perbelanjaan nasional justru berkategori menengah kebawah.
“Yang di pinggiran Jakarta, apalagi yang di luar daerah, atau di luar pulau, itu didominasi kelas menengah bawah. Kalau kelas menengah bawah itu, tenan tenannya didominasi merek merek lokal dan UMKM,” lanjut Alphonzus.
Target Transaksi ISF 2026
Skala sebaran 407 lokasi turut menjadi dasar target transaksi ISF 2026 yang dipatok Rp38 triliun, naik dari capaian tahun lalu sebesar Rp25 triliun. Kenaikan ini didukung perpanjangan periode penyelenggaraan dari 11 hari menjadi 17 hari.
“Tahun lalu pencapaian transaksi 25 triliun rupiah. Seperti tadi pak Dirjen sampaikan akan ada tambahan target 13 triliun, kurang lebih total 38 triliun selama penyelenggaraan dari tanggal 7 sampai 23 Agustus 2026,” kata Ketua Umum APPBI itu.
Selain program diskon hingga 80 persen, ISF 2026 menghadirkan program undian berhadiah Big Shop Big Win. Peserta cukup menyerahkan struk belanja dengan nilai transaksi minimal Rp100.000 dalam satu struk kepada layanan pelanggan di pusat perbelanjaan penyelenggara. Hadiah utama berupa satu unit mobil listrik BYD ATTO 1 serta jutaan rupiah voucher belanja MAP.
ISF 2026 secara resmi dibuka pada 7 Agustus 2026 di K Mall Jakarta dan akan ditutup pada 28 Agustus 2026 di Pakuwon Mall Bekasi. Momen penutupan sekaligus menjadi momen pengumuman pemenang program Big Shop Big Win. Konferensi pers peluncuran turut dihadiri perwakilan KADIN, GIPI, HIPPINDO, dan APRINDO sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap penyelenggaraan festival ini.
