Home Technology Nuon Hadir Sebagai Platform Yang Dukung Optimalisasi Potensi Ekonomi Dunia Digital

Nuon Hadir Sebagai Platform Yang Dukung Optimalisasi Potensi Ekonomi Dunia Digital

Nuon kelola distribusi gim dan top-up digital melalui UPOINT.ID ke berbagai operator dan mitra distribusi nasional

0

IndonesianJournal.id, Jakarta – PT Nuon Digital Indonesia (Nuon), bagian dari Telkom Group, mempertegas perannya sebagai orkestrator ekosistem digital lifestyle nasional dalam agenda Media Update 2026. Di tengah proyeksi pertumbuhan industri hiburan digital yang signifikan, Nuon memosisikan diri sebagai platform penghubung antara konten, distribusi, dan monetisasi untuk menangkap potensi nilai ekonomi yang selama ini belum optimal tergarap di dalam negeri.

CEO Nuon, Aris Sudewo, menyatakan bahwa posisi Nuon berada pada titik krusial rantai nilai digital, yakni di sisi distribusi dan monetisasi.

“Kekuatan utama Nuon terletak pada penguasaan simpul distribusi digital. Dengan dukungan infrastruktur konektivitas terbesar di Indonesia, kami berada pada posisi strategis untuk menghubungkan konten, pengguna, dan monetisasi dalam satu ekosistem yang utuh. Kami memikul mandat untuk menekan value leakage sekaligus memastikan ekosistem digital nasional tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar digital terbesar—kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Aris.

Keunggulan kompetitif Nuon bertumpu pada kemampuannya mengintegrasikan penciptaan IP, distribusi platform, sistem pembayaran, serta pemanfaatan insight perilaku konsumen dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Dengan dukungan ekosistem Telkom Group yang mencakup lebih dari 158 juta pengguna seluler dan 11 juta broadband households, serta potensi addressable market lainnya yang mencapai 182 juta pengguna seluler dan lebih dari 4 juta broadband households, Nuon tidak sekadar memperluas jangkauan, tetapi mengoptimalkan konversi, retensi, dan monetisasi secara end-to-end. Integrasi ini menciptakan model bisnis berbasis ecosystem flywheel yang meningkatkan nilai ekonomi per pengguna secara berkelanjutan.

Melalui integrasi Direct Carrier Billing (DCB), Nuon juga membuka jalur pembayaran alternatif yang menjangkau segmen unbanked dan underbanked. Skema ini tidak hanya memperluas akses konsumen terhadap konten digital premium, tetapi juga memperbesar potensi konversi dan revenue stream bagi kreator serta mitra konten.

Saat ini, Nuon mengelola distribusi gim dan top-up digital melalui UPOINT.ID serta penyediaan voucher gim ke berbagai operator dan mitra distribusi nasional. Di lini musik, Nuon menghadirkan Langit Musik dan Langitku sebagai platform streaming dan agregasi, didukung dengan layanan musik latar PlayUp untuk memperluas monetisasi musisi lokal. Nuon juga mengembangkan layanan Gaming-on-Demand HELD yang tengah memasuki tahap playtest, serta layanan ticketing melalui Tiketapasaja.com untuk memperkuat lini live experiences.

Pengembangan IP lokal menjadi fokus strategis 2026 guna meningkatkan kepemilikan aset kreatif domestik dan daya saing global. Sinergi antarlini ini membentuk ekosistem terintegrasi yang meningkatkan user lifetime value sekaligus memperkuat posisi Nuon dalam rantai nilai digital nasional.

“Dengan struktur bisnis yang terintegrasi dari penciptaan IP hingga monetisasi, Nuon berkembang menjadi strategic digital asset dalam portofolio Telkom Group. Model ini tidak hanya memperluas revenue stream non-konektivitas, tetapi juga memperkuat kendali atas nilai ekonomi digital domestik. Dalam jangka panjang, integrasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri kreatif nasional sekaligus mendorong kontribusi ekonomi digital terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan,” tutup Aris.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version