IndonesianJournal.id, Jakarta – Menikah menjadi momen istimewa yang tidak hanya dirasakan oleh calon pengantin, tapi juga dinikmati oleh seluruh keluarga. Berbagai persiapan biasanya dilakukan jauh sebelum acara pernikahan dilakukan, dan ini melibatkan banyak pihak.

“Ini adalah representasi House of Liza sebagai perhias tradisional yang menampilkan rias tradisional tapi tetap modern, mengikuti apa yang diingikan pasar. Gen Z saat ini kan menjadi tujuan pasar, dan mereka ini senengnya sesuatu yang tradisional tapi harus dimodifikasi biar terlalu tradisional, vintage gitu,” ungkap Fitri Eliza sebagai pemilik brand sekaligus disainer House of Liza.
Membawa 5 busana pengantin yang terdiri dari 4 tradisional dengan sentuhan modern, dan satunya merupakan modest, gaun pengantin dengan konsep syar’i modern.
“Modifikasi yang kami lakukan tidak keluar dari pakem yang memang ada pada setiap busana pengantin tradisional. Tidak boleh keluar dari paken tradisional yang memang ada,” jelas Fitri lagi.
Kelima gaun yang dipamerkan pada kesampatan tersebut dihiasi dengan ditail berupa sulam gim dari benang emas yang diatas bahan dengan warna-warna yang diambil dari palet yang sedang menjadi tren di industri fashion global, dengan sentuhan unik berupa detail ukiran dan motif tradisional yang mencerminkan identitas budaya Indonesia. Motif batik, tenun ikat, songket, dan berbagai jenis kain tradisional lainnya akan dipadu dengan potongan modern, menciptakan tampilan yang elegan dan penuh makna.
Tidak hanya menawarkan baju pengantin, House of Liza juga menawarkan pernak pernik yang dibutuhkan calon pengantin, seperti upacara adat, mc, musik adat hingga ke wedding stylist.
Informasi lebih lanjut bisa klik disini.