IndonesianJournal.id, Bekasi – Primaya Hospital Bekasi Timur resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Jakarta Selatan. Kerja sama ini bertujuan memperkuat layanan kesehatan olahraga, khususnya dalam pencegahan, penanganan, dan pemulihan cedera atlet, sekaligus memperluas pemanfaatan fasilitas unggulan Sport & Orthopedic Center yang dimiliki rumah sakit.
Kerja sama dengan PBSI Jakarta Selatan ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pengembangan prestasi atlet bulu tangkis, baik di tingkat klub maupun daerah. Dengan fasilitas medis lengkap, teknologi terkini, serta tim dokter spesialis ortopedi dan rehabilitasi medik yang berpengalaman, Primaya Hospital Bekasi Timur berkomitmen memberikan layanan yang cepat, tepat, dan aman bagi para atlet.
“Bagi kami, kesehatan atlet adalah fondasi prestasi. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan para atlet bisa bertanding dengan percaya diri, tanpa dibatasi cedera. Sport & Orthopedic Center kami hadir bukan hanya untuk mengobati, tetapi juga menjaga agar mereka tetap di puncak performa,” ujar dr. Meizar Rizaldi, Med.Ked.Klin, FISQua, Direktur Primaya Hospital Bekasi Timur.

Melalui kerja sama ini, PBSI Jakarta Selatan akan mendapatkan paket pemeriksaan eksklusif dari Primaya Hospital Bekasi Timur, mencakup pemeriksaan rutin hingga penanganan cedera bagi para atlet. Inisiatif ini sejalan dengan visi Primaya Hospital untuk membangun ekosistem layanan kesehatan yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pembinaan olahraga prestasi di Indonesia.
Capaian Primaya Hospital Bekasi Timur dalam layanan kesehatan olahraga telah diakui secara luas. Sejak 2022, Trauma Center rumah sakit ini meraih penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan sebagai Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) Terbaik. Tahun ini, penghargaan tersebut kembali diraih untuk kategori Rumah Sakit Kelas B di wilayah Kantor Cabang Bekasi Kota.