Shopee dan 5 Mitra Logistik Perkuat Peran Perempuan dalam Mendorong Ketahanan Ekonomi Keluarga

Indonesian Journal, Jakarta – Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Shopee Indonesia dan 5 mitra logistik termasuk Anteraja, JNE, Pos Indonesia, SiCepat, dan SPX Express, menghadirkan kegiatan pelatihan digital bertajuk ‘Siap Bersaing di Era Perubahan bersama Mitra Logistik’. Pelatihan ini ditujukan untuk membekali puluhan kurir dan karyawan perempuan dari perusahaan mitra logistik dengan keterampilan digital guna memperkuat kemandirian ekonomi perempuan di era perubahan saat ini.

Director of Business Partnership Shopee Indonesia, Daniel Minardi menegaskan komitmen Shopee dalam memperluas akses dan peluang ekonomi bagi perempuan melalui pemanfaatan teknologi digital. “Semangat Kartini kami wujudkan melalui langkah nyata dengan membuka akses pelatihan, pendampingan, dan peluang penghasilan bagi perempuan di ekosistem Shopee. Bersama mitra logistik, kami memastikan para peserta tidak hanya memahami dasar digital, tetapi juga mampu langsung memulai dan mengembangkan usaha, menciptakan sumber pendapatan baru, dan berkontribusi pada ketahanan ekonomi keluarga.”

Kegiatan ini juga disambut baik oleh para mitra logistik Shopee. Mereka menyadari bahwa pemberdayaan kurir dan karyawan perempuan kurir juga akan berdampak positif pada kesejahteraan keluarga kurir secara jangka panjang.

“Kami percaya bahwa pemberdayaan perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Melalui pelatihan ini, kurir perempuan kami tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga memiliki kecakapan digital untuk menciptakan peluang bisnis mandiri yang dapat menambah penghasilan keluarga. Kami berterima kasih kepada Shopee yang telah menginisiasi pelatihan yang membawa semangat peringatan Hari Kartini,” ungkap Business Development and Partnership Division Head JNE, Mayland H. Prasetyo.

VP Growth & Customer Experience Anteraja, Sebastianus Waryanto mengamini bahwa literasi digital adalah instrumen penting untuk menjawab peluang yang hadir dari ekonomi digital. “Literasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan bagi masyarakat untuk terus produktif di era digital. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini yang telah memberikan akses bagi para kurir perempuan Anteraja untuk memahami ekosistem e-commerce secara mendalam, sehingga mereka bisa membantu memperkuat ekonomi keluarga,” kata Sebastianus.

Puluhan peserta pelatihan menunjukkan antusiasme luar biasa dalam menambah pengetahuan dan keterampilan digital. Riska Kurniasari, kurir perusahaan logistik Anteraja asal Jakarta Timur menuturkan wawasannya semakin terbuka dan bersemangat untuk menjajaki peluang di ekonomi digital setelah mengikuti pelatihan.

“Dari pelatihan tadi saya dapat pengetahuan-pengetahuan baru soal peluang-peluang sumber pendapatan dari platform digital, selain berjualan di Shopee bisa jadi Affiliate dan Mitra Shopee juga. Kalau saya sendiri tertarik untuk coba jadi Shopee Affiliate untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Menarik juga bisa buat konten-konten di media sosial di sela waktu kerja,” tutur Riska.

Selain Riska, antusiasme serupa juga disampaikan oleh Novia Rahmadani, kurir perempuan dari perusahaan logistik Pos Indonesia yang merasa platform digital memberinya ruang untuk tetap produktif dari rumah.

“Banyak hal baru yang saya pelajari tadi mulai dari gimana caranya jadi Mitra Shopee sampai Shopee Affiliate. Materinya mudah dipahami apalagi sebelumnya saya sendiri memang sudah mulai coba-coba buat konten untuk affiliate. Lewat pelatihan hari ini, jadi lebih paham apa saja yang bisa saya tingkatkan untuk menjadi kreator affiliate, seperti lebih konsisten untuk membuat konten tiap harinya, membagikan link produk, dan rutin mengevaluasi performa affiliate secara mandiri,” pungkas Novia.

Community Podcast

Latest articles

Related articles