Indonesian Journal, Jakarta – Gaya klasik vintage kembali menjadi tren “papan inspirasi” favorit gaya berbusana Gen Z tahun ini. Kain renda atau lace yang identik sebagai taplak meja, kini bertransformasi menjadi must-have item bagi Gen Z. Namun, berbeda dengan style pada tahun-tahun terdahulu, lace versi 2026 bukan lagi soal gaya formal yang kaku. Tapi kini lace dengan kerennya padukan dengan berbagai material lainnya, hingga menghadirkan nuansa nostalgia, ekspresi diri, dan keberanian dalam mix-and-match.
Kembalinya tren lace, tentu tidak lepas dari peran berbagai brand lokal yang semakin kreatif dalam menghadirkan ragam koleksi fashion terbarunya. Mulai dari lace top transparan, rok renda layering, cardigan detail crochet, sampai dress tipis bergaya coquette, kini semakin mudah ditemukan di etalase berbagai brand lokal di Shopee.
Adi Rahardja, Senior Director of Business Development Shopee Indonesia, mengungkapkan, “Kami senang sekali, bisa menjadi platform yang menjembatani kebutuhan konsumen dengan kreativitas brand lokal. Banyak brand lokal di Shopee yang kini semakin ekspansif dan adaptif dalam menangkap selera pasar. Mereka berhasil mengubah stigma renda atau lace yang “kuno” menjadi sesuatu yang edgy dan modern melalui koleksi yang terjangkau namun tetap estetik. Harapannya, hal ini dapat semakin memperkaya pilihan pengguna, terutama generasi muda, untuk lebih berani mengeksplorasi gaya personal mereka melalui tren fashion yang kreatif, relevan, dan dekat dengan keseharian, lewat kemudahan berbelanja.”
Berikut tips styling dengan lace ala Gen Z, yang membuat outfit simpel menjadi lebih standout dan penuh karakter, lewat kurasi produk lokal yang bisa di temukan di Shopee;
- Trik Layering Rok Lace
Layering rok lace di atas celana panjang memberikan detail lace seperti mengintip ini membuat outfit terlihat lebih playful dan tidak monoton, apalagi saat dipadukan dengan oversized tee atau jas yang informal dan dipadukan dengan celana panjang seperti bahan, jeans maupun baggy pants yang santai. Seperti yang ada pada koleksi lace Asymmetrical Lace Skort dari brand lokal seperti MORNINGSOL yang memberi siluet flowy dan effortless untuk daily outfit.
2. Gaya Berkarakter
Gunakan lace sebagai lapisan untuk menambah dimensi pada kaos polos, tank top, atau sweatshirt favorit. Triknya, padukan lace Veil Camisole dengan dalaman kaos vintage ala 90-an, atau biarkan detail lace sedikit mengintip dari balik sweatshirt oversized. Namun, perlu diingat, layering bukan sekadar tumpuk-menumpuk pakaian. Keseimbangan tekstur dan warna adalah seni menciptakan dimensi agar outfit tidak terlihat membosankan.
Lace sebagai Inner Layer yang Edgy
Bermain dengan satu warna dengan menjadikan piece berbahan lace sebagai inner layer atasan. Saatnya padukan Long Sleeve Lace Knit atau Long Sleeve Lace Cardigan sebagai lapisan dalam, lalu tambahkan outer berlengan pendek di atasnya. Seperti kemeja oversized pendek, crop blazer, atau kaos basic, sehingga lengan lace yang panjang tetap terekspos dan jadi focal point. Efek transparan dari bahan lace yang menyatu dengan warna kulit inilah yang membuat tampilan fashion jadi lebih naik kelas.
Satu detail lace bisa membuat tampilan sederhana terasa lebih memorable, dan gaya yang basic menjadi lebih penuh karakter. Dengan semakin banyaknya brand lokal di Shopee yang menghadirkan koleksi lace dengan pendekatan yang segar, estetik, dan terjangkau, kini saatnya bereksperimen dengan gaya lace versi diri sendiri.
