Udara Sehat Jelang 500 Tahun Kota Jakarta, DLH Ajak Warga Bergerak Lewat #SatuLangkahDulu

Indonesian Journal, Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajak warga membangun udara sehat jelang 500 tahun Kota Jakarta. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berinisiasi mengkampanyekan gerakan kolaboratif #SatuLangkahDulu. 

Kampanye ini digelar bersama forum Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) Kluster Udara untuk memperbaiki kualitas udara perkotaan secara berkelanjutan. Tujuan aksi tersebut melibatkan partisipasi masyarakat, pemerintah, komunitas, dan pelaku bisnis dalam berbagai aksi pengurangan emisi dan perubahan perilaku sehari-hari. 

Penggunaan transportasi ramah lingkungan dan pengurangan polusi dari aktivitas rumah tangga menjadi fokus gerakan kolaboratif ini. Selain itu, terdapat kampanye edukasi publik terkait pentingnya udara bersih bagi kesehatan.

Deklarasi kampanye #SatuLangkahDulu untuk mendukung udara sehat jelang 500 tahun Kota Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta.
Deklarasi kampanye #SatuLangkahDulu untuk mendukung udara sehat jelang 500 tahun Kota Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta. Dok. Pemprov.

Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Purwanti Suryandari, mengatakan masalah udara Jakarta tak kunjung terselesaikan apabila hanya ditangani oleh satu pihak. 

“Melalui kampanye #SatuLangkahDulu, kami ingin membangun semangat satu pesan dengan beragam aksi. Mulai dari kampanye media sosial, aksi bersama, hingga praktik baik pengurangan pencemaran udara,” ujar Purwanti di Jakarta, Selasa (26/5).

Menurutnya, pengendalian pencemaran udara Jakarta membutuhkan kerja sama lintas sektor agar upaya yang dijalankan mampu menciptakan dampak jangka panjang.

“Setiap langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama akan membentuk gerakan kolektif yang mampu menghadirkan perubahan nyata,” tambahnya lagi.

Ia menegaskan, momentum menuju lima abad Jakarta menjadi pengingat bahwa lingkungan yang sehat harus menjadi warisan kota untuk generasi mendatang. Menurut Purwanti, kota modern juga ditandai dengan kemampuan menjaga kualitas hidup warga melalui udara yang lebih bersih dan sehat.

DLH DKI Jakarta juga menyiapkan puncak aktivasi gerakan tersebut melalui Jakarta Eco Future Fest 2026. Festival bertema keberlanjutan itu akan digelar di Balai Kota DKI Jakarta pada 3–4 Juli 2026.

Komitmen BMKG Dukung Kebijakan Lintas Sektor

Sementara itu, Direktur Layanan Iklim Terapan BMKG, Marjuki, mengatakan tantangan kualitas udara perkotaan semakin kompleks. Ia mengingatkan fenomena urban heat island akibat dari urbanisasi, pembangunan kota yang masif, hingga dampak perubahan iklim global.

“Karena itu, kita membutuhkan aksi bersama seperti #SatuLangkahDulu sebagai pemantik perubahan perilaku masyarakat secara nyata, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Marjuki.

Menurutnya, BMKG terus memperkuat penyediaan informasi kualitas udara untuk mendukung kebijakan lintas sektor, termasuk transportasi dan industri.

Melalui gerakan kolaboratif, Pemprov DKI berharap upaya mewujudkan udara sehat jelang 500 tahun Kota Jakarta. Diharapkan, gerakan ini dapat menjadi fondasi menuju kota yang lebih layak huni, berkelanjutan, dan nyaman bagi generasi masa depan.

Community Podcast

Latest articles

Related articles