Indonesian Journal, Jakarta – Bertempat di salah satu restoran di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6) The Changcuters resmi merilis album terbaru dengan judul ‘WOW MA’. Album yang digarap selama 5 tahun ini merupakan album ke-8 dan menjadi tanda 22 tahun The Changcuters berkiprah di industri musik Indonesia.
Album WOW MA ini juga menandai kembalinya The Changcuters sebagai grup musik indie. Sebagai catatan, The Changcuters pertama kali berkiprah sebagai grup band pada 2004 sebagai band indie, yang kemudian bergabung dengan Sony Music Indonesia dari 2008 hingga 2023. Dan 2026 kembali menjadi grup band indie atau mandiri.
“Album ini menjadi sebuah proses pendewasaan kita selama 22 tahun berkarya. Dari mulai diawal Kita tidak punya label alias kita berdiri sendiri, lalu bersama label dan sekarang kembali indie. Kalau ditanya bedanya, pasti ada bedanya. Tapi kami tetap berusaha menjadi diri sendiri, tetap muda dengan gaya kami. Kami cukup kaget, ternyata lagu-lagu kami masih bisa bikin penggemar sing a long dari berbagai usia,” ungkap vokalis The Chancunters, Tria, saat menanggapi salah satu pertanyaan awak media tetang lagu-lagu lama The Changcuters yang masih digemari.
Dalam album WOW MA The Changcuters masih mempertahankan karakter musiknya yang energik. Sedikit yang membedakan dengan album-album sebelumnya terletak pada sentuhan musikalnya yang terasa lebih matang dengan ekspolorasi lebi luas. Album tersebut juga tersedia dalam berbagai format, mulai dari CD, vinyl, hingga platform digital.
Berikut 11 lagu yang ada di Album WOW MA:
1.Wow Ma
2.Tangguh
3.Memang Beda
4.Sebagai
5.Ruang Riang
6.Teman Bertumbuh
7.Partai Party
8.Tak Terhingga
9.Raharja
10.Suar Cita
11.Karunia Semesta
Tria mengungkapkan bahwa album ini merupakan salah satu karya paling serius yang pernah digarap The Changcuters. Selama enam tahun terakhir, seluruh personel memberikan perhatian penuh agar hasil akhirnya benar-benar sesuai harapan. (dok by kintan)
