Indonesian Journal, Jakarta – Sirkuit Mugello Circuit, tempat motor Desmosedici MotoGP menorehkan banyak momen tak terlupakan dalam sejarah balap Ducati, menjadi lokasi peluncuran Collezione 100. Sepuluh livery, sepuluh edisi bernomor, semuanya diproduksi sangat terbatas hanya 100 unit masing-masing. Ikon kontemporer sejati yang diciptakan untuk merayakan seratus tahun pabrikan asal Borgo Panigale tersebut.
Setiap model dibuat unik melalui spesifikasi khusus: livery yang terinspirasi dari motor ikonik dalam sejarah Ducati, jok berbahan Alcantara atau kulit dengan logo Ducati bordir, serta detail teknis premium seperti kaliper rem berwarna Centenario Bronze. Warna tersebut eksklusif untuk koleksi ini dan juga digunakan pada penutup tangki bahan bakar, serta pada pelat nomor model yang dipasang pada steering head atau triple clamp aluminium billet. Berbagai komponen mekanis pada setiap motor menampilkan skema warna eksklusif yang melengkapi livery bersejarah tersebut. Kopling kering, yang untuk pertama kalinya hadir pada model V2*, melengkapi keautentikan koleksi bersejarah ini.
Collezione 100 merupakan salah satu bentuk keterkaitan lain antara Ducati dan dunia seni. Ugo Nespolo, salah satu tokoh utama seni Italia pada akhir abad ke-20 sekaligus penggemar berat Ducati, dengan antusias ikut terlibat dalam proyek ini. Setiap model dalam Koleksi 100 akan disertai sepasang cetakan seni bernomor dimana memiliki nomor seri yang sama dengan motornya dan ditandatangani langsung oleh Nespolo. Ia menafsirkan setiap model dalam Collezione 100 serta motor bersejarah yang menjadi inspirasi livery-nya dengan gaya khasnya sendiri yang penuh warna, unik, dan dinamis.
Peluncuran tersebut berlangsung di lintasan lurus legendaris sirkuit Tuscany, di mana untuk pertama kalinya dalam sejarah MotoGP, Ducati menggelar sebuah vernissage. Sebuah jalur galeri seni yang sesungguhnya, di mana karya-karya Nespolo menyambut para tamu, mendampingi mereka dalam sebuah perjalanan yang berujung pada peluncuran sepuluh motor dari Koleksi 100.
Selama acara tersebut, Marc Márquez dan Pecco Bagnaia meluncurkan motor tim Lenovo, yang menampilkan livery khusus untuk balapan Mugello. Desainnya menggabungkan logo-logo bersejarah Ducati dengan pola geometris yang dinamis, menyatukan sepuluh grafis dari motor Koleksi 100 pada penutup bodi (fairing). Detail yang merayakan ulang tahun ke-100 dan rentang tahun 1926–2026 dihiasi kilauan (glitter), membangkitkan kenangan pada 750 Imola Desmo yang legendaris. Sementara itu, pada fairing depan, grafis modern dipadukan dengan pelat nomor oval dan gaya huruf bergaya vintage.
Kesempatan berikutnya bagi publik untuk melihat Collezione 100 secara langsung adalah di World Ducati Week, di mana koleksi tersebut dapat dinikmati di sebuah area yang disediakan khusus untuk semua Ducatisti pada tanggal 3, 4, dan 5 Juli.
Selanjutnya, sepuluh motor tersebut akan memulai perjalanan yang akan membawa mereka ke Goodwood Festival of Speed, sebuah acara kelas dunia yang wajib dihadiri oleh para penggemar mobil dan motor. Terakhir, Koleksi 100 akan kembali ke Bologna, di mana koleksi tersebut akan dipamerkan dengan bangga di berbagai museum di seluruh wilayah tersebut.
