Indonesian Journal, Jakarta – IP Man: Kungfu Legend akan mulai tayang di Indonesia menjelang akhir bulan Juli 2026. Film yang karakter utamanya kali ini diperankan oleh Dennis To (Yu-Hang To) masih setia dangan latar belakang Hong Kong tahun 1950an, saat China masih dalam penjajahan Inggris.
Masih setia mengangkat issue seputar kehidupan triad atau mafia china yang menjadi kaki tangan pedagang Inggris yang tidak merasa puas dengan bisnisnya. Dengan bantuan para mafia, pedagang Inggris berusaha merebut pelabuhan dan pabrik yang menjadi sumber penghasilan masyarakat setempat. Berbagai cara, termasuk menganiaya dan melakukan pembunhan dilakukan untuk merebut paksa asset yang menjadi target.
Kondisi ini memicu IP Man, pemilik sekolah bela diri dan juga masyarakat lainnya untuk melakukan perlawanan. Sementara dari pihak pedagang dan mafia menyebarkan fitnah untuk menyingkirkan IP Man yang bagi mereka terasa terlalu kuat untuk dihadapi.
Meski menjadi tokoh utama, namun tokoh IP Man atau Win Cung bukan loh sosok kuat tanpa cela. Meski memiliki pengendalian diri dan bela diri yang mumpuni, IP Man pun digambarkan menerima pukulan dari lawan dan sempat terjatuh. IP Man pun memiliki batasan kesabaran, dalam film ini adalah anak dan istrinya yang sempat menjadi sandera para mafia.
Selayaknya film IP Man lainnya, film ini pun diwarnai adegan fighting yang cukup menarik. Namun sayangnya, durasinya tidak terlalu panjang. Sementara latar Hong Kong tahun 1950an cukup tergambarkan.
Nasionalisme dan perjuangan mempertahankan harga diri selalu menjadi pesan yang disampaikan dalam setiap film IP Man, termasuk di film IP Man: Kungfu Legend.
