Tata Kelola Air Bersih Indonesia Malaysia Jadi Sorotan Kemenko Infra di IWF 2026

IndonesianJournal.id, Jakarta — Tata kelola air bersih Indonesia Malaysia menjadi salah satu sorotan dalam pembukaan Indonesia Water Forum 2026. Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infra Nazib Faizal menegaskan pembelajaran dari Malaysia perlu diadaptasi. Bukan disalin mentah ke konteks Indonesia, tegasnya di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/92026).

Nazib memaparkan perbedaan struktural mendasar antara kedua negara dalam penyelenggaraan air minum. Malaysia menerapkan penataan pada tingkat negeri dengan jumlah operator yang terbatas. Kondisi keuangan operator di sana pun relatif seragam dengan regulasi yang diterapkan secara terpusat.

Kondisi tersebut berbeda jauh dengan Indonesia, yang penyelenggaraannya terdesentralisasi ke ratusan daerah. Penyelenggaraan air minum tersebar ke ratusan pemerintah daerah dan badan usaha milik daerah. Kondisi keuangan penyelenggara pun sangat beragam, mulai dari sehat hingga merugi.

Kewenangan penetapan tarif air di Indonesia juga berada di tangan pemerintah daerah. Setiap daerah memiliki dinamika politik masing-masing dalam menentukan kebijakan tarif tersebut. Perbedaan struktural ini yang membuat adaptasi kebijakan tidak bisa dilakukan secara langsung.

Nazib turut membagikan pengalaman pribadinya soal skema tarif air saat tinggal di Malaysia.

“Penggunaan air dengan tagihan di bawah sekitar 70 ribu rupiah per bulan mendapat subsidi gratis dari pemerintah,” katanya.

Ia menekankan pengalaman ini sebagai ilustrasi, bukan usulan kebijakan siap terap.

Penanganan Non-Revenue Water (NRW)

Selain soal tata kelola, Nazib turut menyoroti pentingnya penanganan kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW). Ia menyebut penanganan NRW sebagai langkah prioritas yang paling cepat memberikan dampak. Kemenko Infra turut mendorong pembentukan regulator air nasional sebagai bagian reformasi kelembagaan.

Wacana pembentukan regulator ini masih dalam tahap diskusi lanjutan bersama berbagai pemangku kepentingan. Serial forum group discussion akan digelar untuk merumuskan model tarif nasional yang berkeadilan. Nazib berharap forum tersebut menghasilkan rekomendasi konkret bagi sektor air minum nasional.

Indonesia Water Forum 2026 berlangsung bersamaan dengan rangkaian IEE Series Engineering Week di JIExpo Kemayoran. Forum ini mempertemukan pemerintah, operator air minum, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan sektor air. Perbandingan tata kelola air bersih Indonesia Malaysia diharapkan memperkaya diskusi reformasi kebijakan air nasional.

Community Podcast

Latest articles

Related articles