Indonesian Journal, Jakarta — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertolak ke New York, Amerika Serikat, Kamis (17/9), memenuhi undangan Wali Kota Zohran Mamdani. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Urban 20 Mayors Summit 2026 yang berlangsung 19 hingga 21 September, mempertemukan pemimpin kota dunia.
Pramono memenuhi undangan Mamdani sebagai bagian dari upaya Jakarta membawa pulang praktik pelayanan publik yang bermanfaat bagi warga. U20 menjadi wadah bagi kota-kota besar dunia menyampaikan rekomendasi kebijakan perkotaan kepada forum G20.
Jakarta telah lama menjadi bagian dari U20 dan aktif berpartisipasi dalam kerja sama antarkota untuk menjawab tantangan perkotaan. Undangan resmi dari Wali Kota Mamdani tertanggal 27 Juli 2026, mengajak Pramono bergabung membahas persoalan perkotaan bersama pemimpin dunia.
Persoalan yang dibahas mencakup keterjangkauan perumahan, perubahan iklim, mobilitas manusia, dan kesempatan ekonomi. Selain itu, Pramono dijadwalkan bertemu langsung dengan walikota New York kelahiran Uganda itu dalam pertemuan bilateral Minggu (20/9) waktu setempat.
“Surat undangan Mayor Mamdani jelas menempatkan perumahan, iklim, mobilitas, dan kesempatan ekonomi sebagai pekerjaan bersama kota-kota besar. Jakarta datang ke New York untuk berkontribusi, belajar, dan membawa pulang kerja sama yang bisa diwujudkan menjadi program bagi warga,” kata Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik, Jumat (18/9).
Forum ini akan merumuskan dokumen resmi bernama U20 2026 Communiqué sebagai hasil akhir rangkaian pertemuan pemimpin kota. Jakarta juga dijadwalkan meneken nota kesepahaman dengan New York University di bidang pemasaran dan manajemen event olahraga pariwisata.
Bagi warga Jakarta, hasil kunjungan ini akan terlihat dari program konkret pelayanan publik yang lahir dari kerja sama antarkota tersebut.

