Indonesian Journal, Jakarta – Sudah seharusnya sebuah karya diciptakan bukan untuk generasi lalu, melainkan untuk generasi yang akan datang. Berangkat dari pemikiran tersebut, Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese melalui lini bridal SEBASTIANsposa menghadirkan koleksi La Belle, yang merefleksikan karakter perempuan modern dan cara pandang generasi muda terhadap sebuah pernikahan.
Dipresentasikan melalui 22 looks di Arena Lakeside Riviera Ballroom, koleksi ini menerjemahkan gagasan tentang sosok masa kini yang menginginkan perayaan pernikahan yang lebih intimate, personal, dan penuh makna—tanpa harus mengorbankan kemewahan serta
ketelitian dalam setiap detail.
“Terinspirasi dari generasi muda yang saat ini menginginkan sebuah pernikahan yang lebih intimate, maka gaun pengantin pun seharusnya terasa lebih ringan, namun tetap presisi dalam setiap detailnya. Kiranya, inilah yang menjadi kebutuhan dan keinginan para calon pengantin muda saat ini,” ujar Cristina Panarese.
Pemikiran tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam karakter setiap busana. Masing-masing gaun memiliki titik fokus tersendiri yang diekspresikan melalui permainan drapery, tumpukan ruffles, struktur, hingga eksplorasi siluet. Se iap elemen dirancang untuk memberikan idenDtas sekaligus membangun sebuah narasi visual yang utuh.
La Belle: Sebuah Transformasi
Dipilih dari bahasa Prancis yang berarti the beautiful one atau “yang cantik”, La Belle menjadi representasi perjalanan seorang perempuan ketika meninggalkan satu fase kehidupannya dan bersiap melangkah menuju babak yang lebih besar. Lebih dari sekadar kecantikan secara visual, La Belle merupakan perayaan atas kepercayaan diri, kebebasan, dan transformasi seorang perempuan—sebuah momen ketika ia memilih untuk melangkah ke masa depan dengan versi dirinya yang baru.
Dalam koleksi ini, Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese juga membawa kembali romantisme Jazz Age era 1920-an, yang diterjemahkan melalui siluet drop waist, untaian mutiara, serta sentuhan estetika Art Deco. Referensi terhadap era tersebut menjadi sebuah penghormatan terhadap perempuan di masa lalu, sekaligus menunjukkan bahwa sesuatu yang klasik selalu memiliki ruang untuk berdialog dengan modernitas. La Belle menjadi sebuah dialog antara kelembutan dan kekuatan, romanDsme dan kemandirian, keabadian dan perubahan.
Harmoni dalam Setiap Detail
Palet warna koleksi ini Ddak berhenti pada putih sebagai warna klasik busana pengantin. Sebastiansposa memperluasnya melalui nuansa cream, nude, hingga champagne, memberikan dimensi yang lebih lembut dan modern pada keseluruhan koleksi. Eksplorasi material pun hadir dalam beragam karakter, mulai dari lace, satin, hingga duchess, yang dipadukan untuk menghasilkan tekstur dan siluet yang berbeda pada setiap look.
Sebagai penyempurna, aplikasi bunga ditempatkan pada beberapa busana untuk menghadirkan sentuhan feminin dan romanDs. Sementara itu, pengaruh era 1920-an diperkuat melalui motif geometris yang digubah dan diaplikasikan di atas gaun, menghadirkan nuansa Art Deco
yang lebih kontemporer.
Meski generasi saat ini semakin mendambakan perayaan pernikahan yang intimate dan personal, bagi Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese, detail tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kemewahan sebuah busana. Karena itu, permainan payet dan embellishment hadir secara terukur pada bagian-bagian tertentu, menciptakan kilau yang mengikuD gerak tubuh sekaligus menegaskan titik fokus dari setiap gaun.
Sebuah Momen Menjadi La Belle
Setiap gaun dalam La Belle menjadi cerminan dari sebuah perjalanan—dimulai dari momen intim ketika seorang perempuan mempersiapkan dirinya, hingga keyakinan saat ia akhirnya melangkah menuju cahaya dan memasuki babak baru dalam kehidupannya.
Melalui koleksi ini, Sebastiansposa melihat pernikahan bukan semata-mata sebagai sebuah permulaan, melainkan sebagai sebuah ambang transformasi—pertemuan antara sosok perempuan yang pernah ia kenal dengan sosok dirinya yang sedang ia bentuk untuk masa depan.
La Belle adalah tentang menjadi cantik dalam arti yang lebih luas: tentang keberanian untuk berubah, kebebasan untuk memilih, dan keyakinan untuk melangkah maju sebagai diri sendiri.

