UMKM Pangan Lokal Masuk Ritel Modern Lewat Fasilitasi Barcode

Indonesian Journal, Jakarta — Dian Annisa, pemilik PT Choco Kreasi Sehat, akhirnya punya jalan untuk masuk ritel modern. Produknya lolos kurasi tahap awal program fasilitasi sertifikasi barcode dari Kementerian Perdagangan.

“Senang sekali dan alhamdulillah kami difasilitasi Kemendag,” ujar Dian di auditorium Kementerian Perdagangan RI, Jakarta Pusat (6/10/2026). 

Ia berbagi cerita, salah satu kendala utama yang dihadapinya adalah belum memiliki barcode sehingga produk belum bisa dipasarkan ke ritel modern.

Barcode selama ini menjadi syarat tak tertulis yang menghambat banyak UMKM kecil. Tanpa kode batang itu, produk sulit terintegrasi ke sistem pencatatan kasir dan distribusi ritel modern manapun.

“Fasilitasi ini sangat membantu kami,” tambah Dian. Kepemilikan barcode kini menjadi kebutuhan penting agar produknya dapat bersaing di jaringan ritel modern.

Dian menjadi satu dari 100 UMKM Jabodetabek yang terpilih dalam Kick Off Fasilitasi Sertifikasi Barcode. Mayoritas peserta atau 94 persen merupakan UMKM produk pangan kemasan seperti produknya.

Para peserta akan melalui tahap seleksi lanjutan untuk menentukan 50 UMKM penerima fasilitasi penuh. Menteri Perdagangan Budi Santoso berharap cakupan fasilitasi ini terus diperluas ke lebih banyak pelaku UMKM.

Business Matching bersama HIPPINDO dan APRINDO

Jalan menuju ritel modern tidak berhenti di sertifikasi barcode semata. Kemendag turut memfasilitasi business matching bersama HIPPINDO dan APRINDO untuk mempertemukan UMKM dengan peritel modern.

Sepanjang 2025-2026, sekitar 932 UMKM telah dipertemukan dengan peritel seperti Hero Supermarket, AEON Indonesia, hingga IKEA Indonesia. Jalur ini menjadi kelanjutan alami setelah UMKM memenuhi syarat dasar seperti kepemilikan barcode.

“Kami berharap semakin banyak produk UMKM dapat masuk ke jaringan ritel modern dan memperluas akses pasarnya,” kata Mendag Busan. Harapan ini sejalan dengan pengalaman yang baru dirasakan Dian dan ratusan UMKM lain.

Mendag Busan turut mengajak pelaku UMKM hadir pada Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada 14-18 Oktober 2026. Bagi UMKM seperti Dian, ini menjadi peluang lanjutan setelah akhirnya berhasil masuk ritel modern lewat fasilitasi barcode.

Community Podcast

Latest articles

Related articles