IndonesianJournal.id, Jakarta – Untuk memperkuat pengembangan industri kosmetik Indonesia yang berbasis sains dan data, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Cosmax indonesia resmi menandatangani perjanjian kerjasama penelitian bertajuk Nusantara Skin Microbiome Map, pada Senin (23/2).
Program kolaboratif ini bertujuan memetakan profil mikrobioma kulit perempuan Indonesia, baik pada kondisi kulit sehat maupun acne-prone. Studi akan melibatkan total 410 partisipan yang tersebar di tiga kota besar di Pulau Jawa, yaitu Yogyakarta, Jakarta, dan Surabaya.
Dalam pernyataan persnya yang diterima tim redaksi Indonesian Journal pada Rabu (25/2), Direktur Utama COSMAX Indonesia, Cheong, Min-kyoung menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi strategis ini dan menegaskan komitmen COSMAX Indonesia dalam mendorong inovasi kosmetik masa depan melalui riset mendalam. Menurutnya, sinergi antara industri dan lembaga riset nasional merupakan kunci untuk menghadirkan solusi kecantikan yang lebih efektif, terukur, dan berbasis kebutuhan nyata konsumen Indonesia.

Dengan pendekatan ilmiah yang komprehensif, penelitian ini diharapkan menghasilkan library database mikrobioma kulit yang representatif bagi populasi Indonesia. Database tersebut nantinya akan menjadi referensi ilmiah penting dalam pengembangan bahan baku kosmetik berbasis mikrobioma yang lebih presisi dan relevan dengan karakteristik kulit masyarakat Indonesia, khususnya untuk kulit normal dan acne-prone. Inisiatif ini juga sejalan dengan tren global yang semakin menekankan pendekatan personalized beauty berbasis sains.