IndonesianJournal.id, Jakarta – Setelah berhasil menyelenggarakan pameran perdananya pada tahun 2018 silam, Pameran Warna-Warna kembali hadir dengan edisi keduanya bulan Agustus 2024 ini. Diinisiasi oleh penyanyi Indonesia, Andien, dan diselenggarakan oleh Yayasan Dialogue Seni Budaya, pameran ini akan berlangsung dari tanggal 14 Agustus hingga 13 Oktober 2024 di Dia.lo.gue Artspace, Kemang, Jakarta Selatan. Masih membawa nilai-nilai yang sama, Pameran Warna-Warna bertujuan untuk menampilkan bakat artistik individu dengan disabilitas dan mempromosikan inklusivitas; tentunya kali ini, dengan harapan dapat menjangkau audiens yang lebih luas lagi.
“Bersyukur sekali bisa berkesempatan untuk menyelenggarakan pameran ini untuk yang kedua kalinya. Super excited untuk menyambut karya-karya teman disabilitas dan memamerkannya ke teman-teman semua. Saya juga ingin berterima kasih kepada teman-teman sekalian yang sudah menunjukkan minat yang luar biasa kepada acara ini sehingga mendorong kami untuk menyelenggarakan edisi kedua. Semoga pameran kali ini juga dapat diterima dengan baik oleh lebih banyak lagi orang dan segala pesan baik dapat tersampaikan. Can’t wait!” tutur Andien.

Rangkaian program Pameran Warna-Warna sendiri akan dibuka oleh Andien yang akan menampilkan sebuah pertunjukan dan anak-anak dengan disabilitas yang akan memamerkan karya seninya. Pameran ini juga akan menghadirkan seri talkshow bertajuk Dialog Penuh Warna yang berfokus pada inklusi dini, hak pekerja disabilitas, dan peluang kerja di sektor disabilitas. Selanjutnya, akan diadakan pemutaran film dokumenter yang menyoroti kehidupan dan pencapaian individu dengan disabilitas. Rangkaian pameran juga akan dimeriahkan dengan toko pop-up, kampanye online, lokakarya interaktif, dan acara jaringan untuk mempromosikan inklusivitas dan mendukung seniman dengan disabilitas.
“Sejak pertama dibuka pada tahun 2010-an, Dia.lo.gue Artspace selalu berkomitmen untuk menciptakan ruang seni yang inklusif dan accessible untuk banyak orang. Saat muncul ide untuk mengadakan Pameran Warna-Warna edisi kedua, Dia.lo.gue Artspace juga dengan senang hati ikut berkolaborasi memamerkan potensi individu dengan disabilitas. It’s been almost 6 years since the last time we did it but the excitement still stays the same—even more! Oleh karena itu, pada edisi kedua ini, kami memperpanjang pameran hingga satu bulan penuh untuk menjangkau lebih banyak orang lagi,” tambah Engel Tanzil.
The British Council telah konsisten mengangkat isu disabilitas sejak tahun 2016 dan merupakan satu-satunya foreign cultural center di Indonesia yang mengangkat isu ini. The British Council juga memiliki program khusus yang bernama Disability Arts and Developing Inclusive Arts Sector, berfokus pada karya dari individu dengan disabilitas. Dalam Pameran Warna-Warna ini, kami sebagai kolaborator akan menampilkan beberapa film dokumenter serta dokumentasi proyek-proyek karya individu dengan disabilitas.