IndonesianJournal.id, Jakarta – Menyusul acara “Joko Anwar Night” yang diselenggarakan pada Januari lalu untuk merayakan partisipasi sutradara Indonesia Joko Anwar sebagai Guest of Honor di Gérardmer International Fantastic Film Festival, Kedutaan Besar Prancis di Indonesia – Institut français d’Indonésie (IFI) kini menyelenggarakan “Clermont-Ferrand Night”. Acara ini merupakan sebuah pemutaran khusus yang merayakan film-film pendek Indonesia yang ditayangkan di Clermont-Ferrand International Short Film Festival. Festival ini sendiri merupakan acara terbesar di dunia yang didedikasikan untuk film pendek.
Program ini merupakan kelanjutan dari tema “Focus on Southeast Asia” yang diusung dalam Clermont-Ferrand International Short Film Festival 2026 (30 Januari – 7 Februari), di mana Indonesia mengirimkan delegasi terbesar dari kawasan Asia Tenggara, termasuk kehadiran Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Para filmmaker yang disorot pada festival tersebut adalah sutradara-sutradara Indonesia Wregas Bhanuteja, Khozy Rizal, Nirartha Bas Diwangkara, Widya Arafah, dan Arjuna Asa, yang mengilustrasikan peningkatan pengakuan internasional terhadap film pendek Indonesia yang dinamis.
Setelah ditayangkan di salah satu ajang film pendek paling bergengsi di dunia, karya-karya ini kini kembali ke Indonesia untuk ditayangkan kepada penonton lokal melalui program khusus ini. Pemutaran film dilaksanakan pada tanggal 31 Maret 2026 pukul 19.00 di IFI Jakarta (Jl. MH Thamrin No. 20) dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama para sutradara Wregas Bhanuteja dan Arjuna Asa.
Program di Jakarta dilanjutkan pada 1 April dengan “A Plural Portrait of Modern Youth”, sebuah kumpulan film pendek Prancis yang mengeksplorasi pengalaman kaum muda masa kini. Kemudian, pada 2 April dengan “Feminine, Masculine”, sebuah program kolaborasi Prancis–Indonesia yang merefleksikan ekspektasi gender dan tekanan sosial, yang menampilkan film-film dari Playvul NYRA, bekerja sama dengan Playvul NYRA dan Jakarta Cinema Club.
Acara ini sekaligus memperkenalkan La Fête du court-métrage atau Festival Film Pendek di Indonesia, yang diselenggarakan oleh Jaringan Kebudayaan Prancis di Indonesia pada tanggal 31 Maret hingga 2 April 2026, di delapan kota: Bandung, Denpasar, Jakarta, Makassar, Medan, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta.
Melalui inisiatif ini, Kedutaan Besar Prancis di Indonesia – Institut français d’Indonésie menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat dialog budaya antara Prancis dan Indonesia serta mendukung produksi film-film new wave Indonesia.
* DAFTAR FILM PENDEK:
Clermont-Ferrand Night menayangkan empat film Indonesia yang ditampilkan dalam festival tahun ini:
- Basri & Salma dalam Komedi yang Terus Berputar – Khozy Rizal
- Where The Wild Frangipanis Grow – Nirartha Bas Diwangkara
- Darah Ksatria – Widya Arafah & Arjuna Asa
- Tak Ada yang Gila di Kota Ini – Wregas Bhanuteja
