IndonesianJournal.id, Warsawa – Kedutaan Besar Republik Indonesia di Warsawa terus memperkuat diplomasi ekonomi di tengah dinamika geopolitik global yang tak menentu saat ini.
Pada Senin (9/3/2026) lalu, KBRI Warsawa sukses menggelar Indonesia-Poland Tourism Business Forum 2026. Kegiatan yang sudah berjalan keempat kalinya itu mempertemukan pelaku industri pariwisata kedua negara. Hal ini sebagai upaya konkret untuk memperluas pasar wisatawan Polandia ke Indonesia.
Forum tersebut menghasilkan 693 business matching, dengan nominal potensi transaksi yang cukup besar. Meski situasi geopolitik yang tengah berlangsung di Timur Tengah, potensi pariwisata Indonesia masih cukup menjanjikan.

“Forum ini menunjukkan bahwa meskipun situasi global penuh tantangan, kerja sama pariwisata Indonesia–Polandia tetap memiliki prospek yang sangat kuat,” ujar Agus Heryana, KUAI KBRI Warsawa, dalam keterangan resminya.
Peningkatan potensi transaksi meningkat 79 persen dibandingkan pada forum yang sama tahun lalu. Sebagai perbandingan, transaksi tahun 2025 mencapai USD 4.233.800, sedangkan pada tahun ini tercatat USD 7.579.000.
Indonesia-Poland Tourism Business Forum 2026 kemarin mempertemukan 21 pelaku industri pariwisata Indonesia dengan 33 pelaku industri di Polandia. Sebanyak 693 kesepakatan bisnis sukses terjalin pada pertemuan tersebut.
Kesuksesan ini merupakan bagian dari diplomasi ekonomi yang diinisiasi KBRI Warsawa guna mempromosikan pariwisata Indonesia. Selain itu, beberapa langkah lain dilakukan untuk memperluas eksposur destinasi wisata Indonesia di pasar Eropa. Diantara, menjalin kerjasama dengan sejumlah maskapai penerbangan, penayangan materi promosi, kolaborasi multi-stakeholder, dan lain sebagainya.
Diakui Agus Heryana, strategi ini berdampak sangat positif pada jumlah kunjungan turis. Sepanjang tahun 2025, tercatat rekor tertinggi sebanyak 68.100 wisatawan Polandia berkunjung ke Indonesia.
“Capaian ini menempatkan Polandia sebagai peringkat delapan negara Eropa teratas penyumbang wisatawan ke Indonesia,” ungkapnya, menegaskan capaian diplomasi ekonomi oleh KBRI Warsawa.


