Indonesian Journal, Jakarta – Salah satu brand fashion yang konsisten melestarikan batik lewat koleksinya, Batik Chic, kembali merilis koleksi terbarunya, pada perayaan ulangtahun komunitas perkawinan campuran, PERCA ke-18, yang digelar di salah satu hotel di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu yang lalu.
“Ini koleksi terbaru dari Batik Chic yang dikeluarkan bertepatan dengan hari Kartini, koleksi Kartini tahun ini” jelas Novita Yunus, pemilik sekaligus disainer Batik Chic, yang ditemui sesaat setelah peragaan busana dengan para anggota PERCA sebagai modelnya.
“Koleksi kali ini adalah hasil reproduksi dari koleksi batik tua yang saya miliki. Untuk koleksi kali ini ada motif batik khas Sumatera dan Jawa Tengah. Meski reproduksi, tapi kami mengerjakannya dengan cara membatik, sebagai mana seharusnya, batik tulis. Yang kemudian kami kombinasikan dengan bordiran dan dipadukan dengan warna-warna kekinian. Sehingga terlihat lebih kekinian,” jelas Novita lagi.
Batik chic sendiri berawal dari koleksi tasnya. Menjawab kebutuhan pelanggan yang kesulitan memadupadankan busana dan tas, Novita Yunus mendirikan brand Batik Chic yang fokus koleksinya memadukan motif batik lawas dengan bordir dan materi kain kekinian. Sehingga tidak hanya nyaman dipakai sehari-hari, tapi juga jadi terlihat modern.
Untuk evet kali ini Batik Chic menampilkan 14 koleksi yang tediri dari atasan, gaun, kebaya dan juga bawahan seperti celana panjang dan rok dibawakan serasi dan cantik lengkap dengan tas yang juga merupakan koleksi Batik Chic, meski bukan oleh model profesional.
“Setiap bordir kita sesuaikan dengan motif kebaya kuno dan batik yang digunakan,” tutup Novita.
