HomeEntertainment'Santet : Dosa Di Atas Dosa' Tampilkan Wajah Baru Ratu Horor di...

‘Santet : Dosa Di Atas Dosa’ Tampilkan Wajah Baru Ratu Horor di Lebaran 2026

Film yang bertajuk Dosa Di Atas Dosa menjanjikan konsep sinematik nan megah

IndonesianJournal.id, Jakarta – Film Santet : Dosa Di Atas Dosa hadir sebagai pengalaman horor baru yang mengutamakan visi reimagining Suzanna. Bagi Sunil Soraya, karya sinematik ini akan menjadi transformasi total Ratu Horor tersebut agar sesuai perkembangan zaman. 

“Kita mau buat sesuatu yang baru yang bukan remake tapi reimagine. Nah, itu harus beda total. Zaman juga sudah beda, 2026,” ujar Sunil selaku produser film, di kawasan Senayan, Jakarta.

Sunil menegaskan bahwa kunci dari proyek ini terletak pada kekuatan penceritaan yang unik agar penonton tidak mudah menebak alur cerita. Strategi ini diambil agar penonton yang telah membayar tiket bioskop mendapatkan sesuatu yang benar-benar segar dan belum pernah disaksikan sebelumnya di layar lebar. 

“Gimana caranya kita bikin sesuatu yang belum pernah dilihat, itu idenya datang dari situ dan hasilnya sangat luar biasa,” terang putra dari produser legendaris Ram Soraya tersebut.

Visi yang ditawarkan Sunil Soraya ini disambut Reza Rahadian dengan tangan terbuka. Esensi cerita yang mengangkat isu relasi kuasa dan perlawanan terhadap kezaliman di dalamnya menggugah aktor tersebut. Selain itu, konsep reimagining Suzanna memberikan ruang untuk mengeksplorasi karakter yang memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan kekinian.

Setelah penantian panjang, Reza mengaku film Santet : Dosa Di Atas Dosa sebagai momen reuni bersama Soraya Intercine Films. Ia menyampaikan rasa antusiasnya dengan menyinggung proyek film terakhirnya bersama rumah produksi tersebut.

“Saya kangen sama Pak Sunil karena terakhir saya main itu di Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, 13 tahun yang lalu, dan baru kembali lagi ke Soraya lewat film ini,” ungkapnya.

Reza juga memuji totalitas Luna Maya sebagai pemeran utama. Demi visi reimagining Suzanna, hal detail seperti riasan, dialek, hingga disiplin waktu di lokasi syuting ia jaga.

“Luna harus datang paling awal dari seluruh pemain lainnya. Itu dedikasi yang luar biasa dan dia sangat layak mendapatkan segala apresiasi di musim penghargaan nanti,” puji Reza Rahadian.

Film yang bertajuk Dosa Di Atas Dosa ini dijadwalkan tayang pada momen Lebaran dengan menjanjikan konsep sinematik nan megah. Luna Maya turut merasa bangga karena chemistry yang terbangun bersama seluruh tim produksi.

“Aku benar-benar happy banget di produksi ini sampai bingung mau ngomong apa. Jujur dari kemarin tuh aku tegang banget karena bisa dibilang ini film lebaran pertama, ye! Jadi agak kayak, ‘Aduh gimana ya,’ karena memang tahun ini gitu,” terang Luna Maya grogi.

Luna Maya berharap kehadiran film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menetapkan standar baru bagi industri film horor Indonesia. Visi reimagining Suzanna dalam tajuk Dosa Di Atas Dosa diakuinya memiliki narasi yang mendalam. Dikombinasikan dengan kekuatan akting, set yang megah, dan pendekatan kreatif, sosok Ratu Horor itu dibuat relevan dan menakutkan bagi generasi baru penonton bioskop.

Karya terbaru dari Soraya Intercine Films ini siap menemani keluarga Indonesia di masa liburan. Tayang pada tanggal 18 Maret 2026, Santet : Dosa Di Atas Dosa hadir di layar bioskop kesayangan IJ-ers,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here