Google search engine
Home Blog Page 3

Illustrated Ramadhan Jakarta 2026 Jadi Inisiatif Ramadhan dari Ekosistem JICAF

0

IndonesianJournal.id, Jakarta – Illustrated Ramadhan Jakarta (IRJ) 2026 resmi dibuka pada Jumat (6/3) di SPAC8, ASHTA District 8, SCBD, Jakarta. Pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian sepuluh hari perayaan Ramadhan berbasis ilustrasi dan desain yang akan berlangsung hingga 15 Maret 2026.

IRJ 2026 diisi oleh karya-karya ilustrator dari dalam dan luar negeri, yang menghadirkan beragam perspektif visual dalam merespons nilai-nilai Ramadhan. Berbeda dari perayaan Ramadhan pada umumnya, IRJ menawarkan pengalaman yang lebih terkurasi dan kontemplatif, mengajak pengunjung menikmati bulan suci melalui pendekatan visual yang modern dan relevan dengan kehidupan urban.

Yoga Prathama, Inisiator Illustrated Ramadhan Jakarta, menyampaikan bahwa pembukaan IRJ menjadi momentum untuk memperluas cara publik memaknai Ramadhan melalui medium visual. “Melalui IRJ, kami ingin menunjukkan bahwa ilustrasi bisa menjadi jembatan antara tradisi dan ekspresi masa kini. Ramadhan tidak harus selalu diekspresikan dengan pendekatan visual yang seragam. Ada banyak cara untuk merayakan dan merefleksikannya, dan kami memberi ruang bagi para ilustrator untuk menghadirkan interpretasi yang personal namun tetap berakar pada nilai-nilai spiritual.”

Selama sepuluh hari, IRJ menghadirkan rangkaian program yang dirancang tidak hanya untuk dinikmati, tetapi juga dialami secara lebih personal. Area pameran menjadi ruang eksplorasi visual yang mengajak pengunjung berhenti sejenak, membaca makna di balik setiap karya, dan meresapi interpretasi Ramadhan dari berbagai sudut pandang illustrator.

Selain itu, IRJ juga menyediakan ruang interaksi yang mempertemukan publik dengan para kreator melalui sesi berbagi, diskusi, dan aktivitas partisipatif. Kehadiran area kurasi produk kreatif turut melengkapi pengalaman, menawarkan pilihan gifting yang dirancang dengan pendekatan desain yang thoughtful. Momentum ini kemudian ditutup setiap harinya dengan kebersamaan saat berbuka puasa, menghadirkan suasana yang intim dan memperkuat esensi Ramadhan sebagai waktu untuk refleksi dan koneksi.

Didukung oleh Simpati Telkomsel,  Kahf dan Wardah sebagai brand partner, Illustrated Ramadhan Jakarta (IRJ) 2026 menghadirkan kolaborasi yang semakin memperkaya pengalaman pengunjung dalam menikmati Ramadan secara lebih bermakna.

Illustrated Ramadhan Jakarta 2026 terbuka untuk umum hingga 15 Maret 2026 di SPAC8, ASHTA District 8, SCBD, Jakarta.

Ciptarasa, Bumbu Serbaguna Ajaib Untuk Semua Masakan Lezat

0

IndonesianJournal.id, Jakarta – Memasak kini tak lagi rumit. Di tengah aktivitas yang serba cepat, kebutuhan akan solusi dapur yang praktis namun tetap lezat semakin tinggi. Menjawab kebutuhan tersebut, hadir Ciptarasa, bumbu penyedap serbaguna dengan tiga varian rasa yang siap membantu siapa pun menciptakan hidangan nikmat secara satset dan anti gagal.

Terbuat dari rempah-rempah alami dan bahan berkualitas, Ciptarasa tidak hanya memberikan rasa gurih yang kaya, tetapi juga membantu menjaga konsistensi cita rasa, baik untuk masakan rumahan, pelaku usaha kuliner, hingga koki profesional. Dengan kemasan praktis 20 gram, Ciptarasa dapat digunakan di berbagai tahapan memasak, mulai dari marinasi, menumis, hingga menggoreng.

Menurut Chef Elisa Yuliastuti, Chef Ambassador Mi Burung Dara, kehadiran bumbu serbaguna seperti Ciptarasa menjadi solusi efisien tanpa mengorbankan rasa. “Memasak jadi lebih cepat, praktis, dan hasilnya tetap lezat. Ini solusi tepat untuk kebutuhan dapur sehari hari maupun pelaku UMKM,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari pengalamannya mendampingi pelaku usaha kuliner, konsistensi rasa menjadi salah satu tantangan terbesar, terutama ketika proses memasak dilakukan oleh lebih dari satu orang atau dalam jumlah besar. “Bumbu Ciptarasa membantu memaksimalkan rasa masakan dari takaran yang tidak seragam.” ujar Elisa.

Tiga Varian, Banyak Kreasi

Ciptarasa Ayam Bawang

Salah satu varian yang banyak direkomendasikan adalah Ciptarasa Ayam Bawang. Dengan warna putih dan cita rasa yang berasal dari ekstrak daging ayam serta bawang putih, varian ini dirancang untuk menghadirkan rasa gurih yang seimbang dan fleksibel digunakan di berbagai jenis masakan.

Bagi pelaku usaha kuliner, kepraktisan menjadi nilai tambah tersendiri. Tanpa perlu proses panjang dalam meracik bumbu dasar, mereka dapat mengoptimalkan waktu produksi sekaligus menjaga standar cita rasa. Varian ini juga dinilai relevan untuk pengembangan produk ready to cook maupun frozen food, seperti siomay, tahu bakso, cilok, hingga aneka camilan gurih lainnya.

Secara penggunaan, Ciptarasa Ayam Bawang dapat diaplikasikan pada beragam hidangan, mulai dari aneka sop dan kuah, ayam goreng, dimsum, camilan asin, hingga masakan Chinese dan Western, serta sebagai bumbu tabur untuk memperkaya rasa.

Dengan fleksibilitas tersebut, varian Ayam Bawang menjadi salah satu pilihan yang memudahkan proses memasak sekaligus membuka ruang kreativitas di dapur.

Ciptarasa Pedas Gurih

Bagi pencinta hidangan bercita rasa pedas, Ciptarasa menghadirkan varian Pedas Gurih yang dirancang untuk memberikan sensasi pedas yang seimbang dan fleksibel. Tingkat kepedasannya dapat disesuaikan dengan selera, sehingga memudahkan siapa pun dalam mengolah masakan tanpa perlu repot menyiapkan dan menghaluskan cabai secara terpisah.

Chef Elisa Yuliastuti menilai varian ini sebagai pilihan praktis yang tetap menjaga kualitas rasa. “Selain praktis dan lezat, varian ini sudah memberikan karakter pedas yang kuat sehingga tidak memerlukan tambahan cabai lagi,” jelasnya.

Kepraktisan tersebut menjadikan proses memasak lebih efisien tanpa mengurangi kedalaman cita rasa. Ciptarasa Pedas Gurih dapat diaplikasikan pada berbagai hidangan, mulai dari aneka sop dan kuah, sambal, masakan Korea dan Thailand, bumbu tumis, marinasi bakaran, hingga sebagai bumbu tabur untuk memperkaya rasa.

Dengan fleksibilitas penggunaan tersebut, varian Pedas Gurih menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan rasa pedas autentik dalam waktu yang lebih singkat dan proses yang lebih sederhana.

Ciptarasa Manis Gurih

Dalam situasi ketika stok bumbu dapur tidak lengkap, proses memasak sering kali terasa lebih menantang. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Ciptarasa menghadirkan varian Manis Gurih yang dirancang untuk memberikan keseimbangan rasa manis dan gurih dalam satu langkah praktis.

Perpaduan bahan berkualitas menghasilkan cita rasa yang kaya dan autentik, sekaligus membantu memperkuat aroma masakan. Chef Elisa Yuliastuti menyarankan penggunaan secukupnya untuk mendapatkan hasil yang optimal. “Cukup satu sendok makan untuk membantu menghadirkan rasa yang lebih seimbang dan menggugah selera,” ujarnya.

Varian Manis Gurih dapat diaplikasikan pada berbagai hidangan sehari hari, seperti mi goreng, nasi goreng, semur, aneka oseng, tahu tempe bacem, hingga sebagai bumbu marinasi dan tabur. Fleksibilitas ini memberikan ruang bagi siapa pun untuk tetap berkreasi di dapur, meski dengan persiapan yang lebih sederhana.

Praktis, Terjangkau, dan Terpercaya

Seluruh varian Ciptarasa telah memiliki izin edar BPOM, label gizi yang jelas, serta sertifikasi halal MUI. Produk ini tersedia secara online melalui Shopee dan TikTok Shop Burung Dara Official Store, sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat luas.

Melalui inovasi yang mengutamakan kepraktisan dan konsistensi rasa, Ciptarasa ingin menghadirkan pengalaman memasak yang lebih sederhana tanpa mengurangi kualitas cita rasa. Di tengah kesibukan sehari-hari, kemudahan dalam mengolah hidangan menjadi kunci agar siapa pun tetap dapat menyajikan masakan yang lezat untuk keluarga maupun pelanggan. Ciptakan rasa istimewa di setiap masakan bersama Ciptarasa.

Safari Ramadan 1447 H, Otorita IKN Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat Wilayah Delineasi IKN

0

IndonesianJournal.id, Nusantara – Dalam rangka mempererat silaturahmi antara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan masyarakat di wilayah delineasi serta menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H, Otorita IKN menyelenggarakan kegiatan Safari Ramadan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3–16 Maret di empat kecamatan sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi sosial, membangun kebersamaan, serta menciptakan suasana harmonis di tengah masyarakat selama bulan suci.

Safari Ramadan digelar di Kecamatan Samboja, Muara Jawa, Loa Janan, dan Samboja Barat. Rangkaian kegiatan meliputi silaturahmi dan tausiyah, buka puasa bersama, hingga sholat maghrib berjamaah yang diikuti oleh masyarakat setempat dan jajaran Otorita IKN.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan momentum untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat di wilayah delineasi IKN.

“Safari Ramadan merupakan momen untuk menyambangi masyarakat secara langsung, sejalan dengan amanat dalam Perpres 79 Tahun 2025 dalam rangka mempercepat pembangunan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, momentum Safari Ramadan juga dimanfaatkan untuk berdiskusi secara langsung dengan masyarakat mengenai berbagai harapan mereka setelah wilayahnya masuk dalam delineasi IKN. Dialog yang berlangsung secara santai tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperoleh informasi mengenai perkembangan pembangunan IKN saat ini maupun rencana ke depan.

Sebagian besar masyarakat menyampaikan harapan besar terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemajuan wilayah setelah bergabung dalam kawasan IKN, khususnya terkait peningkatan layanan dasar. Misalnya kebutuhan akses air bersih bagi wilayah yang dihuni sekitar 40 ribu jiwa, meskipun lokasinya tidak jauh dari Sungai Mahakam. Selain itu, masyarakat juga berharap adanya pembangunan perguruan tinggi di wilayah mereka—bahkan saat ini tengah diupayakan penyediaan lahan untuk mendukung fasilitas pendidikan tersebut. Aspirasi lain yang disampaikan adalah harapan agar terdapat pintu tol di wilayah Muara Jawa untuk meningkatkan konektivitas dan mempermudah mobilitas masyarakat.

Apresiasi juga disampaikan oleh Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli. Ia menilai kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Terima kasih kepada pihak Otorita IKN telah mengadakan Safari Ramadan di Muara Jawa. Kegiatan ini membuat masyarakat merasa diperhatikan dan dilibatkan dalam proses pembangunan yang sedang berjalan,” ucapnya.

Melalui Safari Ramadan yang berlangsung selama dua pekan tersebut, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang erat dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung, sebagai bagian dari percepatan pembangunan IKN yang inklusif, partisipatif, dan berlandaskan nilai kebersamaan.

Beda Masa Satu Rasa: Harmoni Lintas Generasi Menyambut Hari Musik Nasional di Ampera

0

IndonesianJournal.id, Jakarta – Kawasan Ampera, Jakarta Selatan, mendadak menjadi titik kumpul para legenda dan penggerak industri musik tanah air pada Kamis, 5 Maret 2026. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, diskusi bertajuk “Beda Masa Satu Rasa” digelar sebagai bentuk selebrasi bermakna menyambut Hari Musik Nasional.

Acara yang diinisiasi oleh sosok visioner Peter F. Momor bersama penyanyi legendaris Connie Constantia ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul biasa. Diskusi ini menjadi ruang dialektika untuk membedah bagaimana musik Indonesia tetap memiliki “rasa” yang kuat meski zaman terus berganti.

Menyatukan Visi di Tangan Para Maestro

Gagasan “Beda Masa Satu Rasa” muncul dari kesadaran bahwa industri musik memerlukan jembatan komunikasi yang kokoh antara para pendahulu yang membangun fondasi dengan generasi yang kini berlari di era digital.

Kehadiran Connie Constantia sebagai tuan rumah sekaligus penggagas memberikan energi nostalgik yang kuat, sementara Peter F. Momor memastikan alur diskusi tetap tajam dalam memandang masa depan ekosistem musik kita.

Daftar Hadir Tokoh Kunci Industri Musik

Tidak main-main, deretan nama yang hadir di Ampera kemarin merupakan representasi dari berbagai lini industri musik, mulai dari musisi, promotor, hingga pengamat:

  • Giring Ganesha: Mewakili suara musisi yang juga aktif di ranah publik.

  • Harry Koko Santoso: Promotor kawakan yang memahami seluk beluk panggung pertunjukan.

  • Oleg Sanchabakhtiar: Sutradara visual yang telah mempercantik estetika musik Indonesia selama puluhan tahun.

  • Gideon Momongan: Pengamat musik senior dengan perspektif kritikalnya.

  • Tony Tsa, Firdaus Fadil, Jimmy Turangan, Liza Maria, dan Erby Dwitoro: Para praktisi dan pecinta musik yang turut memberikan warna dalam diskusi ini.

Semangat Hari Musik Nasional: Dari Diskusi ke Aksi

Dalam diskusi tersebut, poin utama yang disoroti adalah bagaimana menjaga kualitas karya agar tetap “berasa” di tengah gempuran tren yang cepat berlalu. Para tokoh yang hadir sepakat bahwa teknologi boleh berubah—dari pita kaset ke streaming—namun esensi kejujuran dalam berkarya tetap menjadi kunci utama.

“Musik adalah bahasa rasa. Mau diciptakan di era 80-an atau era AI sekarang, kalau rasanya sampai ke hati. Di akan abadi,” tutur salah satu perserta dalam sesi sharing.

Pertemuan di Ampera ini juga menjadi pengingat menjelang Hari Musik Nasional bahwa kolaborasi adalah harga mati. Tidak ada lagi sekat antara “senior” dan “junior”, yang ada hanyalah satu rasa untuk kemajuan musik Indonesia.

Kesimpulan: Warisan untuk Masa Depan

Acara “Beda Masa Satu Rasa” ditutup dengan optimisme tinggi. Inisiatif dari Peter F. Momor dan Connie Constantia ini diharapkan menjadi momentum tahunan yang konsisten dalam mengawal pertumbuhan industri kreatif di tanah air.

Bagi para penikmat musik, pesan dari pertemuan ini sangat jelas: Hargai prosesnya, cintai karyanya, dan terus dukung musisi lokal agar musik Indonesia tetap berdaulat di negeri sendiri.

Fasilitasi Akses Pasar Internasional, Kemendag Lepas Ekspor Rumput Laut Senilai Rp 1,7 Milliar

0

IndonesianJournal.id, Maros – Menteri Perdagangan, Budi Santoso melepas ekspor rumput laut jenis Eucheuma cottonii sebanyak 75 ton, senilai USD 100.215 atau setara Rp 1,7 miliar ke Tiongkok. Pelepasan ekpor ini dilakukan dari gudang SRG (Sistem Resi Gudang) PT Asia Sejahtera Mina (AsiaMina) di Maros, Sulawesia Selatan pada Rabu (4/3).

Mendag Budi Santoso mengatakan, Kementerian Perdagangan memperluas akses pasar internasional melalui sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pembiayaan, pengelola gudang SRG, dan eksportir. Selain itu, ke depan SRG akan terintegrasi dengan program Desa BISA Ekspor (DBE) yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha, termasuk petani.

“Kemendag memberikan dukungan yang dapat dimanfaatkan pengelola SRG, koperasi, dan petani untuk memperkuat daya saing produk di tingkat produsen melalui program DBE. Selain itu, akses pasar komoditas yang disimpan dalam gudang SRG juga diperluas melalui kegiatan pitching dan penjajakan bisnis (business matching) yang difasilitasi Atase erdagangan RI dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di 33 negara,” kata Budi Santoso.

Mendag Busan menambahkan, melalui DBE, produk unggulan seperti rumput laut yang diproduksi para petani atau nelayan di berbagai desa dapat disimpan di gudang SRG dan dijual ketika harga pasar menguntungkan. Program DBE bertujuan untuk memperkuat ekosistem ekspor di desa melalui enam pilar strategi, yaitu penguatan sumber daya manusia ekspor, pengembangan produk, produktivitas dan teknologi, logistik, pembiayaan, serta promosi dan akses pasar.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Tirta Karma Senjaya menyampaikan, nilai ekspor rumput laut Indonesia ke dunia pada 2025 mencapai USD 317,55 juta. Negara tujuan utama meliputi Tiongkok, Amerika Serikat, Spanyol, Jepang, dan Belanda.

Gudang SRG AsiaMina merupakan satu dari tujuh gudang yang dikelola oleh Pengelola Gudang PT Wahana Pronatural, Tbk (PT WAPO). Perusahaan tersebut merupakan salah satu pengelola gudang SRG komoditas rumput laut yang aktif mengimplementasikan SRG. Gudang SRG AsiaMina rutin mengekspor rumput laut ke Tiongkok dan Spanyol.

Direktur Utama PT Asia Sejahtera Mina Tbk., Indra Widiadarma, mengapresiasi dukungan Kemendag kepada pelaku usaha sebagai pengelola gudang SRG. “Dukungan ini membuka peluang bagi pelaku usaha serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menembus pasar ekspor melalui promosi dan pameran di luar negeri. Harapannya, SRG dapat terus mendukung eksportir melalui skema pembiayaan perbankan yang lebih kompetitif. Dengan dukungan tersebut, produk Indonesia semakin berdaya saing di
kancah internasional dan ekspor nasional terus meningkat “ ujar Indra.

Wujudkan Sinergi Berkelanjutan, Kemendag dan PLN Resmikan SPKLU Ultra Cepat untuk Publik

0

IndonesianJournal.id, Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengambil langkah nyata dalam mewujudkan sinergi keberlanjutan melalui transisi energi bersih. Bersama PLN, Menteri Budi Santoso meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan kantor pusat Kemendag, Jakarta (Kamis, 5/3/2026). 

Penyediaan infrastruktur pengisian daya ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik (EV) di Tanah Air. Fasilitas ini dirancang secara inklusif, sehingga stasiun pengisian tersebut juga dapat diakses secara leluasa oleh masyarakat umum

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyoroti tren penggunaan kendaraan listrik dalam lingkungan instansi yang dipimpinnya. Ia menjelaskan bahwa saat ini sekitar 15 persen dari total pegawai Kementerian Perdagangan telah beralih menggunakan kendaraan listrik.

“Tren penggunaan mobil listrik khususnya pegawai Kementerian Perdagangan sudah semakin meningkat sehingga kita perlu ada SPKLU,” kata Budi Santoso di dalam sambutannya.

Langkah adaptif ini diharapkan mampu menekan jejak karbon operasional instansi sekaligus menjadi percontohan bagi kementerian atau lembaga negara lainnya. Oleh karenanya, kehadiran fasilitas pengisian daya ini menjadi respons proaktif Budi Santoso terhadap tingginya minat pegawai kementeriannya terhadap kendaraan listrik.

Lebih lanjut, fasilitas pengisian listrik ini telah melalui masa uji coba sejak Desember 2025 dengan antusiasme pengguna yang sangat tinggi. Sejak bulan Februari 2026 saja, tercatat 2.460 kali transaksi pengisian dengan total energi listrik yang tersalurkan mencapai 62.598 kWh. 

“Harapan kita semakin banyak SPKLU akan semakin banyak orang yang menggunakan mobil listrik karena sekarang pengisian sudah semakin mudah,” ujar Budi.

 

Di lain pihak, dukungan PT PLN (Persero) dalam proyek ini menegaskan sinergi antar-lembaga dalam mencapai target dekarbonisasi nasional sektor transportasi. 

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo yang turut hadir dalam peresmian tersebut memastikan bahwa infrastruktur yang dibangun di Kemendag memiliki spesifikasi tingkat tinggi.

“Kami membangun tiga unit dengan enam colokan dan ini sudah menggunakan ultra fast charging (pengisian daya ultra cepat),” ujar Darmawan.

Peralihan menuju mobilitas bertenaga listrik tidak hanya membawa dampak positif pada keberlanjutan lingkungan, tetapi juga menawarkan efisiensi ekonomi bagi penggunanya.

Sebagai perbandingan, perjalanan sejauh 10 kilometer dengan kendaraan konvensional umumnya memakan biaya bahan bakar sekitar Rp13.000. Sementara itu kendaraan listrik hanya membutuhkan daya sekitar 1,5 kWh yang setara dengan Rp2.600 saja. 

Sinergi berkelanjutan antara Kemendag dan PLN ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi instansi lain dalam membangun ekosistem transportasi hijau yang inklusif dan ekonomis.

Perkuat Ekonomi Digital, Shopee & Kemenkraf Adakan Pelatihan di 8 Kota

0

IndonesianJournal.id, Jakarta – Shopee Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses ekonomi digital melalui dukungan berkelanjutan terhadap Program ‘Emak-Emak Matic’ dan ‘Gen Matic’, inisiatif Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf RI). Sepanjang 2025, kolaborasi strategis ini telah membekali lebih dari 2.500 ibu rumah tangga dan generasi muda di delapan kota termasuk Malang, Jakarta, Bogor, Solo, Balikpapan, Kediri, Bali, dan Tangerang dengan keterampilan digital untuk mengoptimalkan peluang sebagai penjual, merchant, dan afiliator di ekosistem Shopee. Usai pelatihan, para peserta mencatat rata-rata penjualan di Shopee meningkat hingga 3x, pesanan Merchant ShopeeFood meningkat hingga 1,8x, dan komisi afiliator melonjak hingga 8x.

Menandai penutupan rangkaian pelatihan, Shopee bersama Kemenekraf RI menggelar acara “Laporan Capaian Emak-Emak Matic dan Gen Matic” di Kampus UMKM Shopee Jakarta sebagai bentuk apresiasi bagi peserta dengan performa terbaik dari kategori Penjual Shopee, Merchant ShopeeFood, dan Shopee Affiliate. Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam membuka peluang ekonomi digital yang lebih inklusif bagi ibu-ibu rumah tangga dan generasi muda di Tanah Air.

“Melalui program pelatihan Emak-Emak Matic dan Gen Matic bersama Shopee Indonesia, Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong masyarakat untuk memanfaatkan platform digital sebagai sumber penghasilan baru bagi keluarga sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja. Ke depan, kami juga mengajak Shopee untuk memperluas kolaborasi ini melalui Program EKRAF Peduli: Pulih Bersama, Bangkit Berdaya, sebagai upaya mendukung percepatan pemulihan masyarakat dan UMKM terdampak bencana melalui akses pasar digital serta pendampingan usaha yang berkelanjutan. Inisiatif ini sekaligus sejalan dengan dukungan terhadap program prioritas Presiden, termasuk penguatan Koperasi Merah Putih melalui pelatihan affiliator berbasis komunitas. Dengan langkah bersama seperti ini, kami berharap semakin banyak keluarga Indonesia yang dapat merasakan manfaat nyata dari ekonomi digital,” Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya.

Pelatihan Emak-Emak Matic dan Gen Matic diberikan oleh trainer Kampus UMKM Shopee Kelas Online bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan kurikulum khusus yang mengajarkan dasar-dasar keterampilan digital. Pelatihan ini juga membekali peserta seputar pengetahuan praktis untuk memulai bisnis sebagai penjual di Shopee, bergabung sebagai merchant kuliner di ShopeeFood, dan cara awal dalam menjadi kreator dalam Shopee Affiliate Program.

“Kami senang dapat berkolaborasi dengan Kemenekraf RI dalam menghadirkan rangkaian pelatihan Emak-Emak Matic dan Gen Matic yang disambut antusias di setiap kota sepanjang 2025 lalu. Materi kami rancang secara praktis dan aplikatif agar peserta dapat langsung mengimplementasikan strategi yang dipelajari untuk memulai dan mengembangkan usaha di ekosistem Shopee. Melihat para peserta mencatatkan pertumbuhan positif setelah pelatihan menjadi bukti bahwa akses dan pendampingan yang tepat mampu mendorong usaha mereka naik kelas,” kata Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang.

Dorong Produktivitas Ibu-ibu dan Generasi Muda di Ekosistem Digital 

Pengetahuan dan keterampilan dari pelatihan mendorong peserta mengembangkan usaha di ekosistem digital Shopee. Aya Sophia Madjid, pemilik toko “rumahayasophia” di Shopee asal Bogor, mengatakan, “Sebagai ibu rumah tangga yang berbisnis, saya suka merasa kesulitan untuk belajar soal teknologi. Tahun lalu, saya dapat info soal pelatihan Emak-Emak Matic dan langsung ikutan. Setelah ikut pelatihan, saya jadi tahu banyak hal, seperti strategi mengelola pesanan, mengatur stok, sampai optimalisasi fitur melalui program opsional seperti Iklan Shopee dan Gratis Ongkir XTRA. Alhamdulillah, bisnis dan pesanan saya meningkat lewat fitur-fitur itu.”

Sebagai komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional, Shopee menyiapkan dukungan lanjutan bagi peserta terbaik Emak-Emak Matic dan Gen Matic. “Untuk mendukung para peserta bisa semakin produktif, kami akan memberikan serangkaian dukungan tambahan berupa bimbingan intensif, tambahan eksposur, saldo iklan, serta berbagai dukungan Saldo Iklan dan voucher bernilai total puluhan juta rupiah. Semoga hal ini bisa menjadi dorongan semangat dan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan usaha para peserta, sehingga mereka dapat terus berkontribusi dalam roda ekonomi digital nasional,” tutup Balques.

Shopee juga terus mendampingi UMKM di setiap tahap pertumbuhan, mulai dari Program Sukses UMKM Baru dengan gratis biaya administrasi dan voucher toko hingga Rp2 juta, akses gratis Kelas Online Kampus UMKM Shopee setiap Senin–Jumat, hingga Program Ekspor Shopee yang telah membawa lebih dari 90 juta produk lokal ke pasar internasional.

Kinerja Yang Solid Bank Neo Commerce Berhasil Masuk Indeks Economic 30 BEI

0

IndonesianJournal.id, Jakarta – PT Bank Neo Commerce Tbk (“Bank Neo Commerce”, “BNC”, “Bank”, “Perseroan”), salah satu bank dengan layanan digital di Indonesia, menyambut positif dan penuh apresiasi atas penetapan saham Perseroan dengan kode saham BBYB, sebagai salah satu anggota baru Indeks Economic 30 yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), efektif berlaku mulai 2 Maret 2026.

BBYB menjadi satu dari lima saham baru yang masuk dalam komposisi terbaru indeks tersebut, sekaligus tercatat sebagai satu-satunya saham bank dengan layanan digital dalam daftar 30 saham pilihan Economic 30.
Masuknya BBYB dalam indeks ini mencerminkan pengakuan pasar atas fundamental Perseroan yang semakin kuat, kinerja yang konsisten membaik, serta transformasi digital yang terus menunjukkan hasil positif. Sebagaimana diketahui, salah satu kriteria utama dalam peninjauan indeks adalah kekuatan fundamental dan kinerja emiten.
Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk, Eri Budiono, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bentuk kepercayaan publik dan pemangku kepentingan terhadap arah transformasi dan kinerja Perseroan.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Bank Neo Commerce. Masuknya BBYB ke dalam Indeks Economic 30 merupakan pengakuan atas kerja keras seluruh insan perusahaan atau Neobankers dalam memperkuat fundamental, meningkatkan kualitas aset, serta membangun model bisnis bank dengan layanan digital yang berkelanjutan,” ujar Eri.
Pengakuan atas Fundamental dan Momentum Kinerja
Sepanjang tahun 2025, Bank Neo Commerce menunjukkan tren kinerja yang solid dan semakin matang. Hingga November 2025, Perseroan membukukan laba sebesar Rp538,43 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp11,20 miliar.
Total aset tercatat Rp18,98 triliun dengan pertumbuhan tahunan 7,63 persen (YoY), sementara modal inti meningkat 20,04 persen YoY menjadi Rp4,00 triliun pada November 2025. Pencapaian ini ditopang oleh efisiensi operasional yang terjaga, disiplin manajemen risiko, serta strategi penyaluran kredit yang lebih selektif dan prudent untuk menjaga kualitas aset.
Transformasi digital yang dijalankan Perseroan juga menunjukkan daya tahan dan relevansi yang kuat. Salah satu produk unggulan, Neo Pinjam, mencatatkan pertumbuhan 139 persen secara tahunan, mencerminkan penerimaan pasar terhadap layanan perbankan berbasis digital yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan nasabah.
Pencapaian tersebut menjadi fondasi penting yang memperkuat posisi BBYB di mata investor dan analis pasar. Beberapa analis dari sekuritas ternama menilai Indeks Economic 30 dapat menjadi rujukan (benchmark) alternatif bagi investor, meskipun saat ini masih lebih tepat diposisikan sebagai pelengkap, bukan pengganti rujukan utama pasar saham Indonesia.
Manajemen Bank Neo Commerce memandang bahwa peningkatan perhatian investor tersebut merupakan konsekuensi logis dari konsistensi kinerja dan penguatan tata kelola yang terus dilakukan Perseroan.
Kepercayaan Investor yang Menguat
Selain kinerja operasional, peningkatan kepercayaan terhadap BBYB juga tercermin dari aksi korporasi pemegang saham. Dalam empat bulan terakhir, PT Gozco Capital tercatat beberapa kali meningkatkan kepemilikan sahamnya di BBYB.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham tertanggal 4 Februari 2026, PT Gozco Capital menambah 164 juta saham, sehingga total kepemilikannya meningkat dari 9,31 persen menjadi 10,53 persen atau setara 1,41 miliar saham.
Manajemen menilai langkah tersebut sebagai wujud keyakinan investor terhadap prospek jangka panjang Perseroan. Namun demikian, fokus utama Bank Neo Commerce tetap pada penguatan fundamental bisnis, pengelolaan risiko yang disiplin, serta penciptaan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Masuknya BBYB ke dalam Indeks Economic 30 menjadi momentum strategis bagi Perseroan untuk terus memperluas basis investor, meningkatkan visibilitas di pasar modal, serta memperkuat reputasi sebagai bank berbasis digital yang adaptif dan resilien di tengah dinamika industri keuangan.
“Pencapaian ini bukanlah tujuan akhir, melainkan milestone dalam perjalanan transformasi Bank Neo Commerce. Kami akan terus memperkuat tata kelola, menjaga kualitas aset, meningkatkan inovasi layanan digital, serta memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan demi memberikan nilai tambah optimal bagi nasabah, investor, dan seluruh pemangku kepentingan,” tutup Eri.
Dengan fundamental yang semakin kokoh, dukungan pemegang saham yang kuat, serta model bisnis digital yang terus berkembang, Bank Neo Commerce optimistis dapat mempertahankan kinerja positif dan berkontribusi lebih besar dalam penguatan ekosistem perbankan berbasis digital di Indonesia.

Rayakan Kehangatan Ramadan 2026 Bersama Koleksi Elegan STACCATO

0

IndonesianJournal.id, Jakarta – Ramadan selalu menjadi momen yang dinanti sebagai momen kebersamaan yang hangat bersama orang terkasih. Menyambut bulan Ramadan ini, STACCATO, merek fashion asal Hong Kong yang dikenal dengan karakter modern dan elegan, memperkenalkan STACCATO Ramadan 2026 Collection, sebagai bagian dari lini Spring 2026.

Koleksi ini menghadirkan rangkaian alas kaki dan tas yang dirancang untuk menyempurnakan tampilan yang istimewa selama masa Ramadan dan Lebaran melalui detail craftsmanship, material premium, serta desain yang mendukung kenyamanan sepanjang hari.

Crystal Jasmine sebagai Kilau Modern dalam Siluet yang Tegas dan Feminin

Crystal Jasmine Series hadir sebagai sorotan utama, memancarkan karakter anggun melalui detail refined dan desain yang dirancang untuk menemani berbagai agenda Ramadan hingga perayaan Hari Raya nanti.

Crystal Jasmine A712-1, siluet mule dengan mid-block heel 2,5 cm serta terdapat material breathable mesh yang dipadukan dengan fabric dan sheepskin, menjadikannya terasa ringan untuk pemakaian sepanjang hari. Terakhir, detail geometric petal embroidery dengan aksen kristal menghadirkan sentuhan yang khas nan anggun.

Crystal Jasmine A317-11, pilihan slim heel 5,8 cm dengan detail transparan pada metal-plated heel memberikan sentuhan modern yang refined, serta desain yang terinspirasi dari kelopak bunga dengan aksen kristal melengkapi tampilan yang sesuai untuk berbagai perayaan selama Ramadan dan Hari Raya.

Crystal Jasmine EGV01, menampilkan breathable lace serta rounded toe dan elastic cross-straps memberikan kenyamanan dengan kilau lembut saat terkena cahaya. Detail kristal disusun dengan teknik khusus untuk menghadirkan efek berkilau yang elegan.

Menyempurnakan Setiap Penampilan

Koleksi tas STACCATO dengan variasi desain dalam rangkaian Ramadan 2026 memberikan sentuhan desain statement yang modern. Perpaduan material pilihan serta strap yang fleksibel memungkinkan penataan gaya sebagai shoulder bag maupun crossbody sesuai kebutuhan. Dirancang untuk mengikuti dinamika aktivitas dari siang hingga malam, koleksi ini menjadi pelengkap yang menyempurnakan tampilan selama Ramadan dan Hari Raya dengan karakter yang elegan dan berkelas.

Selain Crystal Jasmine Series, STACCATO menghadirkan pilihan koleksi lain untuk melengkapi Ramadan dan Hari Raya. Alice Collection menawarkan triple-strap Mary Jane bergaya klasik modern untuk tampilan polished dari aktivitas kantor hingga iftar. Lace Fairy Shoes Series hadir dengan detail lace dan kristal bernuansa elegan yang cocok untuk wedding dan dinner party. Sunset Town Series menghadirkan siluet kasual dengan aksen rhinestone, sementara Summer Amber Series dengan wedge platform dan woven detail menjadi opsi chic untuk agenda siang hingga momen liburan setelah Ramadan.

Saat ini seluruh koleksi STACCATO Ramadan 2026 sudah dapat dibeli melalui offline store dan secara online

Nuon Hadir Sebagai Platform Yang Dukung Optimalisasi Potensi Ekonomi Dunia Digital

0

IndonesianJournal.id, Jakarta – PT Nuon Digital Indonesia (Nuon), bagian dari Telkom Group, mempertegas perannya sebagai orkestrator ekosistem digital lifestyle nasional dalam agenda Media Update 2026. Di tengah proyeksi pertumbuhan industri hiburan digital yang signifikan, Nuon memosisikan diri sebagai platform penghubung antara konten, distribusi, dan monetisasi untuk menangkap potensi nilai ekonomi yang selama ini belum optimal tergarap di dalam negeri.

CEO Nuon, Aris Sudewo, menyatakan bahwa posisi Nuon berada pada titik krusial rantai nilai digital, yakni di sisi distribusi dan monetisasi.

“Kekuatan utama Nuon terletak pada penguasaan simpul distribusi digital. Dengan dukungan infrastruktur konektivitas terbesar di Indonesia, kami berada pada posisi strategis untuk menghubungkan konten, pengguna, dan monetisasi dalam satu ekosistem yang utuh. Kami memikul mandat untuk menekan value leakage sekaligus memastikan ekosistem digital nasional tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar digital terbesar—kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Aris.

Keunggulan kompetitif Nuon bertumpu pada kemampuannya mengintegrasikan penciptaan IP, distribusi platform, sistem pembayaran, serta pemanfaatan insight perilaku konsumen dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Dengan dukungan ekosistem Telkom Group yang mencakup lebih dari 158 juta pengguna seluler dan 11 juta broadband households, serta potensi addressable market lainnya yang mencapai 182 juta pengguna seluler dan lebih dari 4 juta broadband households, Nuon tidak sekadar memperluas jangkauan, tetapi mengoptimalkan konversi, retensi, dan monetisasi secara end-to-end. Integrasi ini menciptakan model bisnis berbasis ecosystem flywheel yang meningkatkan nilai ekonomi per pengguna secara berkelanjutan.

Melalui integrasi Direct Carrier Billing (DCB), Nuon juga membuka jalur pembayaran alternatif yang menjangkau segmen unbanked dan underbanked. Skema ini tidak hanya memperluas akses konsumen terhadap konten digital premium, tetapi juga memperbesar potensi konversi dan revenue stream bagi kreator serta mitra konten.

Saat ini, Nuon mengelola distribusi gim dan top-up digital melalui UPOINT.ID serta penyediaan voucher gim ke berbagai operator dan mitra distribusi nasional. Di lini musik, Nuon menghadirkan Langit Musik dan Langitku sebagai platform streaming dan agregasi, didukung dengan layanan musik latar PlayUp untuk memperluas monetisasi musisi lokal. Nuon juga mengembangkan layanan Gaming-on-Demand HELD yang tengah memasuki tahap playtest, serta layanan ticketing melalui Tiketapasaja.com untuk memperkuat lini live experiences.

Pengembangan IP lokal menjadi fokus strategis 2026 guna meningkatkan kepemilikan aset kreatif domestik dan daya saing global. Sinergi antarlini ini membentuk ekosistem terintegrasi yang meningkatkan user lifetime value sekaligus memperkuat posisi Nuon dalam rantai nilai digital nasional.

“Dengan struktur bisnis yang terintegrasi dari penciptaan IP hingga monetisasi, Nuon berkembang menjadi strategic digital asset dalam portofolio Telkom Group. Model ini tidak hanya memperluas revenue stream non-konektivitas, tetapi juga memperkuat kendali atas nilai ekonomi digital domestik. Dalam jangka panjang, integrasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri kreatif nasional sekaligus mendorong kontribusi ekonomi digital terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan,” tutup Aris.