Home Ekonomi ParagonCorp Soroti Isu Teknologi Plastik Sirkular Lewat Sustainability Dialogues di Beauty Science...

ParagonCorp Soroti Isu Teknologi Plastik Sirkular Lewat Sustainability Dialogues di Beauty Science Tech 2026

0

IndonesianJournal.id – Jakarta, Saat ini tantangan plastik tidak lagi dapat dimaknai sebagai persoalan limbah semata. Di balik itu terdapat perubahan gaya hidup, berbagai material baru, dan sistem pengelolaan yang belum sepenuhnya siap mengimbangi kecepatan konsumsi masyarakat modern.

Isu tersebut menjadi sorotan dalam sesi Sustainability Dialogues bertajuk “From Plastic Problem to Circular System: How Collaboration Turns Complexity into Impact” yang digelar dalam rangkaian eksibisi Beauty Science Tech (BST) 2026 pada Kamis (22/1) yang diselenggarakan oleh PT Paragon Technology and Innovation (ParagonCorp).

ParagonCorp menggelar eksibisi Beauty Science Tech (BST) 2026 sekaligus merayakan kiprahnya selama 40 tahun melangkah di industri kecantikan Indonesia. Pada forum ini Paragon ingin menghadirkan capaian khususnya dalam hal ini pendekatan yang menyatukan dialog lintas sektor, aksi nyata, serta inovasi teknologi.

Forum ini dimoderatori oleh Nanda Erian, Sustainability Strategy Advisor, Systemiq Indonesia, dan menghadirkan pembicara lintas perspektif yang terlibat langsung dalam pengembangan sistem sirkular plastik.

Awalnya, forum ini tidak hadir untuk menawarkan jawaban yang sempurna, tetapi perlu diakui bahwa tantangannya lebih kompleks, dan selalu ada ruang untuk belajar, bergerak, dan berkolaborasi. Pada sesi diskusi keberlanjutan tersebut turut mengundang narasumber antara lain Mike Webster, Director, Materials and Circular Economy, Systemiq Indonesia, yang membagikan perspektif global mengenai plastik sebagai tantangan sistem. Berangkat dari kenyataan bahwa perubahan gaya hidup manusia terjadi jauh lebih cepat dibandingkan kesiapan sistem pengelolaannya.

Dari konteks Indonesia, Ernest Christian Layman, Co-Founder & CEO Rekosistem, mengangkat realitas infrastruktur daur ulang di lapangan, termasuk keterbatasan teknis dan ekonomi yang perlu dipertimbangkan dalam membangun sistem sirkular yang realistis. Sementara itu, Jerhemy Owen, Konten Kreator Lingkungan, menyoroti peran konsumen serta pentingnya kesederhanaan, aksesibilitas, dan kepercayaan agar partisipasi publik dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Dalam diskusi tersebut, Mike Webster menekankan bahwa meningkatnya kesadaran publik merupakan modal penting, namun tidak akan cukup tanpa sistem yang memungkinkan orang untuk bertindak. Insight yang didapat dari forum ini menjadi landasan bagi Paragon untuk menghadirkan langkah selanjutnya.

Masih dalam rangkaian Beauty Science Tech 2026, ParagonCorp secara perdana memperkenalkan Paragon Empties Station (PES) yaitu sebuah program take-back kemasan kecantikan yang dirancang untuk memudahkan konsumen untuk terlibat dalam sistem sirkular.

Paragon Empties Station merupakan smart drop box berbasis teknologi yang menerima berbagai jenis kemasan produk kecantikan dan perawatan diri. Termasuk plastik, kertas, kaca, dan material campuran. Paragon Empties Station juga menerima beauty empties dari semua brand. Pendekatan ini dirancang untuk mempermudah titik awal partisipasi konsumen, sembari tetap mendorong praktik pengelolaan kemasan yang bertanggung jawab guna mendukung proses lanjutan dalam ekosistem daur ulang.

Program ini juga terintegrasi dengan mekanisme insentif, sebagai upaya memberikan nilai tambah bagi konsumen sekaligus mendorong partisipasi berkelanjutan. Paragon Empties Station merupakan bagian dari perjalanan sirkularitas ParagonCorp dalam kampanye “Tumbuh Lewat Manfaat”, yang berangkat dari keyakinan bahwa pertumbuhan berkelanjutan akan mengikuti ketika sistem dirancang untuk memberikan manfaat bagi manusia, masyarakat, dan lingkungan.

Melalui Beauty Science Tech 2026, Paragon menegaskan perannya untuk menciptakan ruang untuk berpikir bersama, bergerak bersama, dan membangun sistem yang memungkinkan setiap kontribusi, sekecil apa pun, menjadi bermakna.

Event ini menghadirkan lebih dari 30 pengalaman inovatif berbasis AI yang memungkinkan pengunjung merasakan langsung kecantikan secara personal dan lebih bertanggung jawab. Selain immersive interactive exhibition, ParagonCorp juga menampilkan Future Store, Hall of Purpose, dan Sphere of Beauty Tech, memberi pengunjung kesempatan untuk melihat langsung masa depan industri kecantikan dan berkonsultasi dengan expert. Kolaborasi dengan Shopee sebagai mitra e-commerce strategis yang juga mempermudah konsumen mengakses produk inovatif tersebut.

Beauty Science Tech 2026 dibuka untuk umum dari 21–25 Januari 2026 yang berlokasi di City Hall PIM 3, Jakarta Selatan. Jangan lupa untuk mengunduh aplikasi Beauty Science Tech untuk mengamankan tiket dan simak detil informasi selengkapnya di laman instagram @beautysciencetech.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version