HomeNewsParagonCorps Hadirkan Paragon Empties Station di Halte Trans Jakarta CSW

ParagonCorps Hadirkan Paragon Empties Station di Halte Trans Jakarta CSW

Imam Pesuwaryantoro: "Sampah kemasan skincare baik milik ParagonCorp maupun non Paragon dapat disetorkan langsung atau didonasikan melalui Paragon Empties Station"

IndonesianJournal.id, Jakarta – Sebagai salah satu perusahaan skin care dan kosmetik terbesar di Indonesia, ParagonCorp menunjukan kepeduliannya terhadap keberlanjutan lingkungan yang bersih dan tertib. Salah satunya dengan menghadirkan Paragon Empties Station (PES) di Halte Trans Jakarta Cakra Selaras Wahana (CSW), Jakarta Selatan.

Dihadiri Suci Hendrina, Head CSR ParagonCorp; Yungki Syailendra, Head of Commercial Division Transjakarta dan Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, peresmian PES ini sekaligus menjadi kick off resmi kerja sama ParagonCorp dan DLH dalam pengembangan program edukasi serta pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Jakarta.

“Melalui Paragon Empties Station, kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat bahwa setiap kemasan kosong memiliki potensi untuk dikelola kembali secara lebih bertanggung jawab. Ini bukan hanya tentang menyediakan fasilitas, tetapi tentang membangun kebiasaan baru dan kesadaran bersama bahwa keberlanjutan adalah perjalanan yang perlu kita tempuh bersama,” ujar Suci Hendrina, Head CSR ParagonCorp, pada saat peresmian PES yang dilakukan pada Selasa (7/4) di Halte CSW TransJakarta.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin menyambut baik hadirnya PES ke-10 berbasis AI yang ditempatkan di salah satu pusat keramain Jakarta. Dudi meyakinin PES akan menjadi salah satu solusi dari masalah sampah, terutama sampah plastik.

“Seiring meningkatnya konsumsi produk perawatan diri, jumlah kemasan juga terus bertambah. Karena itu, perlu didorong pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab, termasuk memastikan kemasan tidak berakhir sebagai sampah. Kami berharap inisiatif seperti Paragon Empties Station (PES)  dapat diikuti oleh pelaku industri lain, sehingga semakin banyak sistem pengumpulan kembali kemasan yang dikelola secara bertanggung jawab,” ungkap Dudi.

BACA JUGA  Untuk HUT Jakarta, JXB Hadirkan Jakarta Creative Zone Buy Local

Sementara itu, Imam Pesuwaryantoro selaku Senior Strategic Communication, Plasticpay, memberikan apresiasi terhadap diresmikannya PES di halte CSW. Plasticpay sendiri adalah pemilik mesin, aplikasi dan pabrik daur ulang sampah plastik. Selanjutnya Imam menjelaskan mekanisme dan keuntungan masyarakat yang menyetorkan sampah plastiknya di PES.

“Sampah kemasan skincare baik milik ParagonCorp maupun non Paragon dapat disetorkan langsung atau didonasikan melalui Paragon Empties Station. Poin yang terkumpul nantinya dapat dikonversi menjadi saldo rekening bank maupun digital e-wallet,” jelas Imam. “Setiap sampah yang terkumpul akan didaur ulang menjadi berbagai produk turunan ramah lingkungan, seperti aksesori, bahan furnitur, hingga kain felt. Transformasi menjadi produk bernilai tinggi ini adalah komitmen kami untuk terus mendukung penguatan ekosistem ekonomi sirkular di Indonesia,” tutup Imam.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments