Sukses di Layar Lebar, Home Sweet Alon Hadir di Panggung Musical Dengan 5 Lagu Baru Idgitaf

Indonesian Journal, Jakarta – Setelah sukses diadaptasi ke layar lebar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat, Home Sweet Loan, novel karya Almira Bastari, kini akan hadir di panggung musikal. Sebelumnya, kisah Kaluna telah diperkenalkan dalam format pertunjukan singkat bertajuk Aku Kaluna di Galeri Indonesia Kaya, yang kemudian menginisiasi awal perjalanan adaptasi ini. Kali ini,  Visinema bersama Indonesia Kaya berkolaborasi dengan Jakarta Art House menghadirkan Home Sweet Loan The Musical yang akan dipentaskan dalam 23 kali pertunjukan pada 30 September-18 Oktober 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Pada produksi musikal penuh ini, kisah Kaluna dihidupkan sebagai sebuah pertunjukan musikal yang memperluas pengalaman emosional penonton melalui perpaduan lagu, akting, dan koreografi. Home Sweet Loan The Musical mengajak penonton kembali merefleksikan dinamika keluarga, tekanan kehidupan urban, serta perjuangan menemukan ruang bagi diri sendiri di tengah besarnya tanggung jawab terhadap orang-orang yang dicintai.

Billy Gamaliel, Program Manager Indonesia Kaya, mengatakan, “Indonesia Kaya percaya seni pertunjukan memiliki kekuatan untuk menghadirkan cerita-cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat sekaligus membuka ruang lahirnya karya-karya baru yang relevan dengan zamannya. Melalui kolaborasi dengan Visinema dan Jakarta Art House dalam menghadirkan Home Sweet Loan The Musical, kami ingin terus memperkuat ekosistem teater musikal Indonesia melalui kolaborasi lintas industri, pengembangan talenta, dan hadirnya karya-karya berkualitas yang dapat dinikmati masyarakat luas. Kami juga bangga karena produksi ini melibatkan alumni Ruang Kreatif Intensif Musikal Budaya Indonesia Kaya sebagai bagian dari tim kreatif maupun pemain. Keterlibatan mereka menunjukkan bahwa ruang pembinaan talenta dapat berkembang menjadi karya pertunjukan berskala besar. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus membuka lebih banyak peluang bagi talenta Indonesia untuk bertumbuh, berkarya, dan menghadirkan semakin banyak karya yang menjangkau audiens lebih luas.”

Home Sweet Loan The Musical disutradarai oleh Dinda Lisa Reideka, dengan naskah musikal yang ditulis oleh Widya Arifianti bersama Yemima Krisantina. Salah satu pembaruan terbesar dalam adaptasi ini adalah hadirnya lima lagu orisinal baru karya Idgitaf, yang secara khusus diciptakan untuk membuka ruang batin Kaluna dan memperluas perjalanan emosionalnya. 

Home Sweet Loan The Musical menghadirkan Kalya Islamadina dan Chintana Jo sebagai dua pemeran Kaluna. Dari sisi artistik, koreografi garapan El Haq Latief dan Nudiandra Sarasvati merepresentasikan ritme kehidupan Jakarta serta tekanan kehidupan urban yang dihadapi para tokohnya. Sementara itu, Yandi Brownsu sebagai vocal director membimbing para pemain dalam membangun interpretasi vokal yang mampu menyampaikan emosi dan pergulatan batin setiap karakter. Keseluruhan elemen tersebut kemudian dipadukan dengan tata musik di bawah arahan Ivan Tangkulung yang mengembangkan aransemen dan struktur musikal yang menyatukan lima lagu orisinal karya Idgitaf dengan perjalanan dramatik pertunjukan, yang dibawakan secara live orchestra.

Dinda Lisa Reideka, Sutradara Home Sweet Loan The Musical, mengatakan, “Bagi saya, tantangan terbesar dalam mengadaptasi kisah ini ke panggung musikal adalah memastikan setiap elemen di atas panggung berbicara dengan bahasa yang sama. Akting, musik, koreografi, hingga tata artistik tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi bersama-sama membawa penonton masuk ke perjalanan batin Kaluna. Harapannya, penonton bukan hanya mengikuti kisahnya, tetapi benar-benar merasakan setiap keputusan, keraguan, dan keberanian yang membentuk perjalanan hidupnya.”

Salah satu pembaruan terbesar dalam adaptasi ini adalah hadirnya lima lagu orisinal baru karya Idgitaf, yang secara khusus diciptakan untuk membuka ruang batin Kaluna dan memperluas perjalanan emosionalnya. Lagu-lagu tersebut menjadi bagian dari narasi pertunjukan dan melengkapi pengalaman penonton dalam mengikuti perjalanan Kaluna.

Idgitaf, yang bertindak sebagai Komposer, mengungkapkan, “Menulis lagu untuk Home Sweet Loan The Musical menjadi pengalaman yang sangat berbeda karena setiap lagu harus menjadi bagian dari cerita, bukan sekadar mengiringi cerita. Saya mencoba menerjemahkan hal-hal yang mungkin tidak selalu bisa diucapkan Kaluna menjadi lagu. Semoga lagu-lagu ini bisa menjadi suara bagi banyak orang yang mungkin selama ini menyimpan perasaan yang sama.”

Dari sisi artistik,  koreografi garapan El Haq Latief dan Nudiandra Sarasvati merepresentasikan ritme kehidupan Jakarta serta tekanan kehidupan urban yang dihadapi para tokohnya. Sementara itu, Yandi Brownsu sebagai vocal director membimbing para pemain dalam membangun interpretasi vokal yang mampu menyampaikan emosi dan pergulatan batin setiap karakter. Keseluruhan elemen tersebut kemudian dipadukan dengan tata musik di bawah arahan Ivan Tangkulung yang mengembangkan aransemen dan struktur musikal yang menyatukan lima lagu orisinal karya Idgitaf dengan perjalanan dramatik pertunjukan, yang dibawakan secara live orchestra.

Melalui pertunjukan ini, Home Sweet Loan The Musical mengajak penonton merefleksikan satu pertanyaan sederhana: kapan sebuah rumah masih layak disebut rumah jika seseorang tidak lagi merasa aman di dalamnya

Community Podcast

Latest articles

Related articles