World Conference on Creative Economy ke-5 (WCCE 2026), Soroti Kerja Sama Ekonomi Kreatif Prancis–Indonesia

Indonesian Journal, Jakarta – Kedutaan Besar Prancis di Indonesia – Institut français d’Indonésie (IFI) turut berpartisipasi dalam World Conference on Creative Economy ke-5 (WCCE 2026), yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 21 hingga 23 Oktober 2026. Partisipasi ini menandakan kerja sama yang terus berlanjut antara Prancis dan Indonesia di bidang ekonomi kreatif, dengan fokus khusus pada inisiatif-inisiatif yang mendorong pertukaran seni, mengembangkan bakat kreatif, serta memperkuat hubungan antara industri kreatif kedua negara. Pada kesempatan ini, Kedutaan Besar Prancis – IFI mempromosikan dua program utama: PINTU Indonesian–French Fashion Incubator dan Artist Designer in Residence (ADIR) di Creative Village di SCBD Area pada tanggal 21 hingga 25 Oktober.

Diselenggarakan di Jakarta, WCCE 2026 mempertemukan perwakilan pemerintah, organisasi internasional, akademisi, dan pemangku kepentingan dari sektor swasta untuk membahas peran ekonomi kreatif dalam pembangunan ekonomi. Konferensi ini memberikan kesempatan untuk menyoroti bagaimana kerja sama internasional dapat mendukung para profesional di bidang kreatif.

Komitmen ini ditegaskan kembali di Paris pada 22 April 2026 oleh Menteri Kebudayaan Prancis dan Indonesia, yang membahas kerja sama lebih lanjut serta pelaksanaan proyek-proyek baru. Mode, desain, dan kerajinan tangan, di antara sektor-sektor kreatif lainnya, merupakan bidang-bidang kunci di mana kemitraan strategis ini dapat diwujudkan menjadi peluang profesional dan ekonomi yang konkret.

Beberapa inisiatif yang sudah ada menggambarkan pendekatan ini. PINTU Indonesian–French Fashion Incubator, yang diluncurkan pada tahun 2022, mendukung para desainer dan bisnis mode yang sedang berkembang melalui bimbingan, pengembangan profesional, dan pertukaran internasional. Edisi 2026 menggabungkan program inkubasi untuk sepuluh desainer dan merek dengan program residensi yang menghubungkan desainer Prancis dan Indonesia dengan komunitas pengrajin, guna mengeksplorasi bagaimana kerajinan tradisional dapat menginspirasi mode kontemporer dan berkelanjutan.

Artist Designer in Residence (ADIR) menawarkan model kolaborasi lain, yang mempertemukan para desainer dari berbagai konteks budaya untuk mengeksplorasi bahan-bahan lokal, pengetahuan tradisional, dan desain berkelanjutan. Edisi 2026–2027 program ini menjalin kerja sama residensi silang antara Bali dan Burgundy, yang menghubungkan para praktisi kreatif dan komunitas pengrajin di Indonesia dan Prancis.

Pengembangan bisnis merupakan dimensi lain dari kerja sama ini. Pada April 2026, ICC Immersion Indonesia membawa 12 perusahaan Prancis dari industri budaya dan kreatif untuk menjajaki peluang kemitraan dan pengembangan internasional, termasuk melalui pertukaran dengan pemangku kepentingan institusional dan industri Indonesia.

Kerja sama ini juga meluas ke bidang gastronomi melalui Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week, yang diadakan pada 23 September hingga 4 Oktober lalu. Diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Prancis – IFI bersama beberapa mitra, termasuk Disciples Escoffier Indonesia, inisiatif ini mempertemukan sekitar 150 restoran di seluruh Indonesia untuk merayakan tradisi kuliner Prancis dan Indonesia. Pada WCCE 2026, Kedutaan Besar Prancis – IFI juga turut berpartisipasi dalam “WCCE Gathering in the Sky” pada 22 Oktober, sebuah acara makan malam gala yang memadukan tradisi kuliner internasional dengan bahan-bahan lokal Indonesia. AMUZ, restoran Prancis di Jakarta yang dipimpin oleh Chef Gilles Marx, Presiden Disciples Escoffier Indonesia, akan menjadi salah satu peserta yang menyajikan hidangan untuk acara bergengsi tersebut.

Secara bersama-sama, inisiatif-inisiatif ini menunjukkan keragaman kerja sama Prancis–Indonesia di bidang ekonomi kreatif, mulai dari membina talenta baru dan menghidupkan kembali keahlian tradisional hingga mengembangkan jaringan profesional dan kemitraan bisnis baru. Inisiatif-inisiatif ini menggambarkan bagaimana Deklarasi Borobudur memberikan kerangka kerja untuk mewujudkan ambisi politik bersama menjadi kolaborasi praktis antara para profesional kreatif, lembaga, dan pelaku bisnis di kedua negara.

Community Podcast

Latest articles

Related articles