IndonesianJournal.id, Jakarta – Di tengah rutinitas mengurus dua anak, Yuni, perempuan berusia 30 tahun asal Cicalengka, Jawa Barat, berhasil membuktikan bahwa menjadi ibu rumah tangga bukanlah penghalang untuk berdaya dan mandiri secara finansial. Melalui Zayyan Hijab, brand hijab yang dirintisnya dari nol, Yuni kini sukses menjual ribuan produk tiap bulannya lewat lokapasar.
Dengan modal nol rupiah, Yuni membangun bisnisnya hanya dengan berbekal keberanian dan pengetahuan seadanya lewat pelatihan bisnis digital yang ia ikuti. “Waktu itu saya datang ke acara pelatihan Gollaborasi yang diselenggarakan oleh Shopee bersama JNE di tahun 2024. Tanpa disangka, acara pelatihan ini malah jadi titik balik hidup saya. Dari acara ini, saya sadar Shopee bisa bantu saya mencoba berjualan lagi karena memang ekosistem yang disediakan sangat mendukung perkembangan UMKM lokal,” kenang Yuni.

Selain terus mengikuti perkembangan pasar, Zayyan Hijab juga aktif mengikuti pelatihan Kampus UMKM Shopee Kelas Online. Lewat pelatihan ini, Yuni belajar cara mengoptimalkan berbagai fitur Shopee seperti Iklan Shopee, Shopee Live, Shopee Video, dan Affiliate Marketing Solutions. Dengan memaksimalkan penggunaan fitur-fitur tersebut, Zayyan Hijab berhasil mempromosikan produk unggulannya, French Khimar Mecca hingga mencetak rekor penjualan dengan peningkatan hingga 4x lipat dalam satu bulan saat Ramadan tahun 2025 ini.
“Saya percaya e-commerce seperti Shopee itu investasi jangka panjang bagi para pebisnis. Shopee bisa jadi secercah harapan bagi pebisnis dalam mewujudkan cita-citanya. Karena, daftar menjadi penjual Shopee itu tidak memandang status atau latar belakang apa pun. Kita cuma butuh KTP dan tidak ada syarat-syarat tertentu, seperti harus punya gelar sarjana. Jadi, ibu rumah tangga lulusan SMA dengan dua anak seperti saya, juga bisa sukses jualan,” tutup Yuni.