Actor Utama Die Hard, Bruce Willis Donorkan Otaknya Untuk Penelitian Medis

Indonesian Journal, Jakarta – Bintang film Die Hard, Bruce Willis, memutuskan untuk mendonorkan otaknya untuk penelitian medis tentang penyakit yang 4 tahun belakangan ini diidapnya, Frontotemporal Dementia (FTD). Berawal dari gangguan Afsia atau bahasa pada tahun 2022 yang membuatnya harus pensiun dari dunia akting. Dan secara bertahap penyakit ini membuat kondisi mantan suami Demi Moore ini terus menurun.

Melansir dari beberapa media sosial, keputusan Bruce Willis ini dikonfirmasi oleh pihak keluarga sebagai bagian dari komitmen mereka untuk meningkatkan kesadaran dunia terhadap penyakit langka ini. Istri Bruce, Emma Heming Willis, mengungkapkan bahwa donasi ini diharapkan dapat menjadi kunci bagi para ilmuwan untuk memahami lebih dalam bagaimana FTD bekerja, sesuatu yang sulit dilakukan hanya melalui pemindaian medis biasa pada pasien yang masih hidup.

Langkah ini bukan sekadar tindakan medis, melainkan sebuah pesan kemanusiaan yang kuat. Pada Maret 2026 kemarin, keluarga Willis juga resmi meluncurkan dana bantuan khusus untuk mendukung riset FTD dan membantu para caregiver (pengasuh) yang seringkali terlupakan.

Bagi keluarga besar Willis, termasuk mantan istrinya, Demi Moore, ini adalah cara untuk memastikan bahwa perjuangan Bruce tidak sia-sia. Mereka ingin mengubah stigma dan kesedihan menjadi sebuah “warisan” yang mungkin suatu hari nanti bisa menyelamatkan jutaan orang lain dari nasib yang sama.

Untuk penderita FTD, 4 tahun bertahan adalah waktu yang cukup lama dan berat bagi penderita FTD, karena sifat penyakit ini yang terus merusak sel saraf tanpa henti.

Community Podcast

Latest articles

Related articles