Indonesian Journal, Jakarta — Pergeseran perspektif industri tambang mulai terlihat dalam cara memandang sustainability. Bukan lagi sekadar menetapkan target atau menjalankan program keberlanjutan semata. Kini, kinerja tersebut dituntut dapat dibuktikan melalui data yang kredibel dan terverifikasi.
Pandangan ini disampaikan Head of Sustainability CBQA Global, William CD Manurung, dalam Mining Sustainability Forum. Forum bertajuk Accelerating Performance and Sustainable Value Creation ini digelar di stage GPN JIExpo. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian IEE Series Engineering Week 2026.
Menurut William, perusahaan tambang perlu memahami baseline data keberlanjutan mereka secara jelas. Perusahaan juga harus memastikan bagaimana data tersebut dihitung secara akurat. Hasil perhitungan itu pun harus dapat diverifikasi secara independen oleh pihak ketiga.
Pendekatan ini menjadi semakin relevan seiring isu emisi dan efisiensi energi yang kian mendesak. Isu biodiversitas dan reklamasi turut memiliki implikasi langsung terhadap operasional perusahaan. Dampaknya merambah ke akses pasar, pembiayaan, regulasi, hingga daya saing perusahaan di pasar global.
“Karbon tidak lagi hanya menjadi angka lingkungan, tetapi semakin menjadi angka bisnis. Intensitas karbon dapat memengaruhi akses pasar, pembiayaan, kebutuhan pelanggan, dan pada akhirnya daya saing perusahaan,” kata William (10/9).
Sinyal Penting Arah Kebijakan dan Pasar
Forum ini diselenggarakan CBQA Global, penyedia layanan assurance, certification, audit, dan training. Perusahaan ini turut membantu berbagai organisasi meningkatkan kinerja dan mengelola risiko operasional. CBQA Global juga memastikan penerapan standar dan sistem manajemen dilakukan secara terukur.
Diskusi dalam forum ini turut menyoroti bahwa keberlanjutan tidak selalu membutuhkan investasi tambahan besar. Keputusan menggunakan sumber daya dan teknologi yang lebih efisien justru dapat memberi manfaat langsung. Manfaat tersebut mencakup peningkatan efisiensi sekaligus daya saing operasi perusahaan.
Pandangan dari CBQA Global ini menjadi sinyal penting bagi arah kebijakan dan pasar ke depan. Semakin banyak pemangku kepentingan menuntut bukti konkret, bukan sekadar komitmen di atas kertas. Pergeseran perspektif industri tambang ini sejalan dengan tema besar Sustainability for Industrial Transformation di Engineering Week 2026.

