Indonesian Journal, Jakarta — Evolusi produk DCVI ditampilkan penuh dalam ajang Mining Indonesia 2026. PT. Daimler Commercial Vehicles Indonesia menghadirkan perjalanan 130 tahun Mercedes-Benz Trucks lewat tema “Past Forward, Fast Forward“. Truk legendaris Mercedes-Benz L-Series atau “Bagong” tampil berdampingan dengan jajaran truk generasi terkini.
Presiden Direktur DCVI Antonio Randazzo menyebut perayaan ini bukan sekadar menengok masa lalu perusahaan.Â
“Perusahaan yang hebat dibangun di atas kepercayaan, melalui kemitraan yang kuat,” katanya (9/9). Ia menegaskan Indonesia menjadi pasar kendaraan niaga penting di Asia Tenggara.
Truk Bagong yang hadir sejak era 1970-an disebutnya sebagai simbol kepercayaan lintas generasi pelanggan.Â
“Bagong merupakan simbol ketangguhan, keunggulan teknik, dan kepercayaan pelanggan,” ujar Antonio. Nilai tersebut menurutnya masih menjadi fondasi produk Mercedes-Benz Trucks hingga kini.
Tahun 2026 turut menandai 130 tahun sejak truk pertama dunia diperkenalkan Gottlieb Daimler pada 1896. Momentum ini juga bertepatan dengan 30 tahun Mercedes-Benz Actros sejak diperkenalkan 1996. Actros dikenal sebagai salah satu pionir teknologi kendaraan niaga modern.

Evolusi produk DCVI tercermin dari tiga model utama yang dipamerkan di Mining Indonesia 2026. Mercedes-Benz Actros 4058 S Side Dump Trailer hadir dengan kapasitas 90 meter kubik. Truk ini mengandalkan mesin Euro 5 bertenaga hingga 578 hp dan torsi 2.800 Nm.
Di sektor pertambangan, DCVI menampilkan Arocs 4845 K Dump Truck berkonfigurasi 8×4 dengan body 40 meter kubik. Truk ini mampu menanjak hingga kemiringan 50 persen di medan berat. Fitur perlindungan khusus turut dirancang untuk lingkungan operasional tambang yang menantang.
Sementara itu, Mercedes-Benz Axor 2528 CH Fuel Tank menunjukkan fleksibilitas portofolio untuk kebutuhan distribusi bahan bakar. Truk ini ditenagai mesin 6 silinder dengan tenaga hingga 285 hp. Axor turut digunakan pelanggan SHA Solo untuk operasional pertambangan.
“Kami ingin menunjukkan Mercedes-Benz Trucks tidak hanya menawarkan kendaraan yang andal,” kata Antonio.Â
Ia juga menyebut solusi yang dihadirkan turut membantu pelanggan menjaga efisiensi operasional jangka panjang. DCVI juga menghadirkan solusi telematics untuk visibilitas operasional armada pelanggan.
Dukungan purna jual turut menjadi bagian penting dari strategi DCVI ke depan. Perusahaan menghadirkan program seperti Free Service Package, Warranty Extension, hingga On Site Parts Stock.Â
“Tanggung jawab kami tidak berhenti ketika sebuah truk terjual,” tegas Antonio.
Sejak tahun 2026, perakitan kendaraan niaga Mercedes-Benz dilakukan secara lokal oleh PT DCVMI. Pabrik di Cikarang ini memiliki kapasitas produksi hingga 5.000 unit truk dan bus per tahun. Fasilitas seluas 15 hektar ini turut mendukung peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri.
Evolusi produk DCVI ke depan akan berfokus pada tiga hal utama menurut Antonio. Perusahaan akan memperkuat orientasi pelanggan, ekosistem dealer, serta inovasi dan digitalisasi.Â
“Ketika pelanggan kami berhasil, mitra kami berhasil, dan kami tumbuh bersama,” tutupnya.

