IndonesianJournal.id, Jakarta – Raden Ajeng Kartini atau RA Kartini menjadi ikon inspirasi wanita untuk kesetraan kesempatan, terutama untuk dunia pendidikan. Perjuangannya untuk emansipasi ini membuat hari lahirnya diperingati secara nasional baik di kantor-kantor, di institusi pendidikan dan komunitas, terutama komunitas wanita.
Banyak hal menarik yang bisa digali dari kehidupan seorang Kartini, dari mulai kebaya yang sering dipakainya, hingga makanan dan minuman yang pastinya semuanya khas kota kelahiran dan tempat tinggalnya, Jepara. Salah satu yang menarik adalah minuman Adon Adon Coro yang menjadi minuman favorite Kartini. Terbuat dari campuran santan, gula merah, kayu manis, jahe, lengkuas, cengkeh, serta bahan-bahan rempah lainnya yang menghasilkan rasa manis dengan sentuhan hangat.
Untuk memperingati Hari Kartini tahun ini, Aston Priority Simatupang menghadirkan Adon Adon Coro untuk semua tamu-tamu hotel yang disajikan di buffet Canary Restaurant saat sarapan pagi dan makan siang.
Secara historis, Adon-Adon Coro telah lama dikenal oleh masyarakat pesisir utara Jawa sebagai minuman rumahan. Istilah “adon-adon” merujuk pada proses pengadukan bahan, sementara “coro” berarti cara atau racikan dalam bahasa jawa. Istilah tersebut menggambarkan teknik sederhana dalam meramu bahan menjadi minuman yang utuh.
Selain sebagai minuman sehari-hari. Dengan adanya pengenalan kuliner ini menunjukan bahwa warisan Kartini tidak hanya tercermin dari gagasan emansipasi perempuan, tetapi juga dari praktik budaya yang ia jalani.
Pemerintah Kabupaten Jepara juga saat ini tengah mengajukan Adon-Adon Coro sebagai nominasi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia, sebagai bagian dari upaya pelestarian kuliner tradisional berbasis pengetahuan lokal.
Selain minuman, tim pastry juga menyajikan produk bertema Kartini di buffet makan siang. Produk pastry bertema Kartini ini terdiri dari Choco cashew cake, tape cake, klepon mouse cake, cheese cake, dan strawberry choux.
“Momentum Hari Kartini ini menjadi momen kami untuk memperluas cara pandang masyarakat dalam mengenal sosok Kartini, tidak hanya melalui simbol budaya populer seperti kebaya dan surat-suratnya, tetapi juga melalui warisan kuliner daerah, yaitu minuman adon-adon coro, serta produk pastry kami yang menampilkan bentuk-bentuk bertema Kartini.” Ujar Andi Gevika Rizki, General Manager Hotel Aston Priority Simatupang
