Film ‘Tumbal Proyek Eksplor’ Kemampuan Akting Kiesha Alvaro Sebagai Yuda

Indonesian Journal, Jakarta – Film bergenre triller, Tumbal Proyek, garapan sutradara Jeropoint yang diproduksi oleh Dee Production mencoba memotret sisi lain dari sebuah proyek besar. Pada film ini proyek yang menjadi objek cerita adalah pembangunan jembatan raksasa di Jawa.

Mengisahkan Yuda yang diperankan oleh Keisha Alvaro, yang mencoba mencari penyebab kematian bapaknya di proyek pembangunan jembatan. Yuda dan adiknya (Callista Arum) melamar kerja di perusahaan tempat ayahnya dan kemudian dikabarkan meninggal karena kecelakaan kerja. Dengan membawa serta ibunya (Karina Suwandi) yang jatuh sakit sejak menerima kabar suaminya meninggal, Yuda dan adiknya tinggal di rumah susun yang disiapkan untuk para pekerja.

Sejak masuk ke kompleks perumahan yang berupa rumah susun, sang ibu sudah mulai mengalami dan melihat hal-hal yang tidak seharusnya ada. Suasana horor sangat terasa dilingkungan rusun tersebut. Dan teror-teror menakutkan dan bernuansa gore yang kental dialami keluarga Yuda, terutama adiknya.

Film yang skenarionya ditulis oleh sang sutradara, Jeropoint bersama SandikagustiS dan hintapuji ini berhasil mengeksplor kemampuan akting Kiesha Alvaro dan Callista Arum dengan maksimal. Beberapa scene khusus dibuat untuk mengeksplor rasa takut, marah, kecewa dari Callista Arum yang merasa terus harus menemani ibunya sejak sakit. Dan porsi terbesar adalah mengeksplor Kiesha Alvaro.

Di film ini sang sutradara memberikan porsi besar buat penonton menikmati setiap perubahan karakter Alvaro. Dari peran protagonis, sebagai seorang anak laki-laki pertama yang menyayangi ibu dan adiknya. Kemudian, anak laki-laki yang harus menjadi tumpuhan adik dan ibunya setelah ayahnya meninggal, hingga skenario membalikkan takdir seorang Yuda.

Mulai tayang di bioskop pada 13 Mei 2026, fim Tumbal Proyek memberikan plot twist, suasana gore dan ending yang tidak tertebak.

Community Podcast

Latest articles

Related articles