Indonesian Journal, Jakarta – FOKUS merupakan program opsional MAXIM bagi mitra pengemudi aktif yang ingin memanfaatkan waktu kerja secara lebih efektif. Berdasarkan hasil survei, sekitar 61.9% mitra pengemudi berstatus prioritas telah menggunakan program ini, dan 70% responden mengaku mengalami peningkatan pendapatan. Sementara itu, mitra pengemudi yang tidak mengikuti program FOKUS tetap dapat menerima dan menyelesaikan order seperti biasa.
Direktur Pengembangan Maxim Indonesia, Dirhamsyah, menjelaskan bahwa pembaruan FOKUS dirancang untuk memberikan keleluasaan kepada mitra pengemudi dalam memilih program sesuai kebutuhan dan jadwal kerja masing-masing.
“Setiap mitra pengemudi memiliki jadwal dan pola kerja yang berbeda. Melalui FOKUS yang telah diperbarui, kami memberikan pilihan bagi mitra yang ingin memanfaatkan waktu kerjanya dengan lebih efektif. Perlu dipahami bahwa status prioritas, seragam, dan atribut kendaraan tetap berlaku sepenuhnya. Program ini hanya memberikan kesempatan untuk mendapatkan lebih banyak order selama paket aktif,” ujar Dirhamsyah.
Melalui program FOKUS, tarif komisi untuk layanan Delivery, Food&Shop, Maxim Food, Bike Delivery, dan Delivery Hospital ditetapkan sebesar 3%. Mitra pengemudi dapat memilih salah satu dari empat pilihan paket, yaitu 3 jam seharga Rp12.000, 5 jam seharga Rp15.000, 7 jam seharga Rp17.000, atau 9 jam seharga Rp20.000. Pilihan durasi ini memungkinkan mitra menyesuaikan paket dengan waktu yang tersedia, misalnya ketika ingin bekerja pada jam-jam tertentu atau memiliki lebih banyak waktu untuk mengambil order.
Maxim juga terbuka terhadap masukan dari para mitra pengemudi dan terus mengevaluasi pelaksanaan program FOKUS yang telah diperbarui sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan.
“Kami menghargai setiap masukan dari mitra pengemudi. Evaluasi akan terus kami lakukan untuk mengetahui aspek-aspek yang masih bisa ditingkatkan ke depannya,” tambah Dirhamsyah.
Melalui pembaruan ini, Maxim ingin memberikan keleluasaan lebih kepada mitra pengemudi berstatus prioritas dalam mengatur waktu dan pola kerja mereka. Program FOKUS akan terus dikembangkan berdasarkan hasil analisis perusahaan dan kinerja mitra di lapangan, agar tetap relevan dengan kebutuhan mitra pengemudi.

