Indonesian Journal, Jakarta – KBRI Warsawa terus mendorong promosi Indonesia sebagai mitra strategis melalui pendekatan yang semakin menekankan aspek keberlanjutan. Visi diplomatik ini dalam kerangka Trade, Tourism, and Investment (TTI), termasuk menarik arus Foreign Direct Investment (FDI).
Upaya tersebut diwujudkan melalui dua forum bisnis di Krakow dan Łódź pada 21 dan 23 April 2026. Bukan saja sebagai sebuah pasar besar, Indonesia diperkenalkan sebagai pusat pertumbuhan baru yang tengah bergerak menuju transformasi ekonomi berkelanjutan.
“Indonesia merupakan salah satu tujuan utama Foreign Direct Investment (FDI) global, dengan realisasi investasi mencapai Rp1.931,2 triliun atau sekitar USD 120,7 miliar pada 2025, meningkat 12,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Direktur Indonesia Investment Promotion Centre London, Siti Tiefryani Fahlyah.
Melalui Indonesia–Poland Business Forum dan seminar Doing Business in ASEAN, KBRI Warsawa menggandeng Polish Investment and Trade Agency (PAIH) serta berbagai pelaku usaha. Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperluas kerja sama perdagangan, investasi, sekaligus membuka peluang pengembangan sumber daya manusia.
Indonesia juga menegaskan arah pembangunan yang menempatkan isu keberlanjutan (sustainability) sebagai bagian dari strategi ekonomi. Hal ini tercermin dari dorongan terhadap hilirisasi industri, pengembangan energi terbarukan, serta percepatan ekonomi digital sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Momentum Penyelesaian IEU-CEPA
Momentum penyelesaian Indonesia–EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang ditargetkan berlaku pada 2027 juga disebut akan semakin memperkuat hubungan ekonomi kedua negara. Dengan lebih dari 90 persen, pos tarif diproyeksikan menjadi nol persen.
Di sisi lain, keunggulan demografi Indonesia yang didominasi tenaga kerja muda dan produktif menjadi daya tarik tersendiri bagi investor. Kolaborasi dalam bidang pelatihan vokasi dan pertukaran talenta pun mulai didorong sebagai bagian dari kesiapan menghadapi kebutuhan industri global.
Pendekatan ini memperlihatkan bahwa promosi Indonesia tidak lagi semata tentang potensi pasar, tetapi juga tentang membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. Dalam konteks ini, sustainability menjadi elemen penting yang memperkuat daya saing investasi Indonesia di tingkat global.
Ke depan, KBRI Warsawa menegaskan komitmennya untuk terus mendorong diplomasi ekonomi yang mengintegrasikan perdagangan, pariwisata, dan investasi sebagai satu kesatuan strategi untuk memperluas kerja sama internasional.
