McLaren Dorong ‘Circular Formula 1 Car’ untuk Tekan Emisi Industri Balap

Indonesian Journal, Jakarta — McLaren Racing mulai mendorong pengembangan circular Formula 1 car. Hal itu menjadi rangkuman utama mereka di dalam laporan 2025 Sustainability Report.

Laporan tersebut dapat diakses secara umum dan mengungkapkan strategi keberlanjutan McLaren sebagai upaya pengurangan emisi industri balap global.

Visi Circular Formula 1 Car McLaren.
Visi Circular Formula 1 Car McLaren Dok. Istimewa.

Lebih lanjut, laporan 57 halaman itu menempatkan konsep mobil balap sirkular sebagai upaya jangka panjang penguatan praktik circular economy di Formula One.

McLaren menyebut tingkat circularity mobil Formula One mereka saat ini mencapai 22 persen. Angka tersebut berdasarkan material yang masuk ke proses produksi dan limbah yang berhasil didaur ulang selama pengembangan chassis mobil balap.

Sebagai bagian dari transformasi menuju green manufacturing motorsport, Tim bermarkas di Woking itu menggunakan berbagai material berkelanjutan dalam proses manufaktur. Proses ini termasuk resin bio-based pada komponen carbon fiber, flax fibre composite, hingga tooling board berbasis bio-derived material.

Industri Motorsport Rendah Karbon

Selain fokus pada material, pihak McLaren juga memperbaiki sistem pengelolaan limbah manufaktur mereka. Tercatat, peningkatan segregasi limbah dan optimalisasi proses daur ulang berhasil menurunkan limbah berbahaya hingga 40 persen di area produksi komposit. 

McLaren juga menilai tantangan terbesar industri balap datang dari rantai pasok material dan logistik global yang menopang aktivitas Formula One.. Karena itu, perusahaan mulai mengembangkan supplier engagement toolkit untuk memperkuat praktik supply chain sustainability bersama para pemasok.

Di sisi iklim, McLaren mengklaim telah memangkas emisi operasional sebesar 39 persen melalui penggunaan sustainable aviation fuel (SAF). Mereka menggunakan biofuel HVO untuk logistik darat, serta efisiensi distribusi logistik balapan.

“Kami memperluas penggunaan SAF untuk menutup 100 persen emisi perjalanan bisnis dan logistik charter Formula One sepanjang musim 2025,” tulis McLaren dalam laporannya.

Melalui konsep circular Formula 1 car, McLaren juga mendorong inovasi material dan efisiensi manufaktur yang dapat diterapkan lebih luas di industri otomotif. 

Dalam jangka panjang, perusahaan ingin membangun ekosistem mobil F1 ramah lingkungan yang tetap mempertahankan performa tinggi khas motorsport modern.

Community Podcast

Latest articles

Related articles