IndonesianJournal.id, Jakarta – Tunjangan Hari Raya atau THR adalah salah satu hal yang paling ditunggu. THR menjadi ‘modal’ untuk menyiapkan perayaan hari raya, dalam hal ini hari Raya Idul Fitri yang beberapa hari kedepan akan dirayakan umat Islam di seluruh dunia.
Sayangnya, sering sekali THR yang diterima terasa seperti ‘numpang lewat’ saja. Begitu banyak hal yang dibeli dan dibayar, dan sering sekali hal terpenting lupa dibeli atau dibayarkan.
Untuk meminimalisir pengeluaran yang tidak diperlukan. Tim redaksi Indonesian Journal, mengutip dari rilis OCBC yang dterima beberapa hari yang lalu, mencoba memberikan tips mengelolah THR agar pengeluaran tepat sasaran.
Berikut tipsnya:
- Hal yang harus dihidari
Tergoda diskon hari raya tanpa perhitungan
Salah satu penyebab utama THR cepat habis adalah kebiasaan belanja impulsif. Godaan diskon, promo, dan barang-barang baru yang menarik menjelang lebaran sering kali membuat kita kalap dan membeli barang yang sebenarnya tidak begitu dibutuhkan.
FOMO ikutan gaya kekinian yang gak sesuai kemampuan
Di hari lebaran, seringkali banyak tren-tren baru yang bermunculan. Namun, tidak semua tren itu harus diikuti apabila tidak sesuai kemampuan. Hasil riset Financial Fitness Index 2025 aja masih bilang kalau 76% anak muda masih menghabiskan uang untuk mengikuti gaya hidup teman.
Kurangnya Perencanaan Keuangan
Penyebab lain yang sering membuat THR cepat habis adalah kurangnya perencanaan keuangan. Kurangnya pemahaman tentang alokasi THR yang bijak tentunya dapat menyebabkan pengeluaran impulsif dan konsumtif.
Kebutuhan Mendesak yang Tidak Terduga
Jika tidak memiliki dana darurat yang cukup untuk menanggulangi situasi-situasi tak terduga ini, maka mungkin akan terpaksa menggunakan uang THR atau bahkan mengalami kesulitan finansial yang lebih serius.
- Tips Mengelola THR dengan Bijak
- Memprioritaskan Kebutuhan Utama
Pastikan kebutuhan pokok telah terpenuhi sebelum membeli barang-barang baru atau berlibur. Ini penting, karena jangan sampai setelah lebaran justur menjadi masalah baru karena kebutuhan pokok tidak terpenuhi.
- Membuat Anggaran yang Baik
Membuat anggaran yang baik merupakan bagian krusial dalam mengelola THR dengan bijak. Ibarat peta jalan, anggaran dapat membantumu menentukan arah dan tujuan keuangan.
Catat semua pemasukan dan pengeluaranmu. Hal ini bisa membantu memahami kondisi keuangan saat ini. Setelah itu, susun anggaran yang realistis. Selanjutnya, alokasikan dana untuk berbagai kategori pengeluaran, seperti kebutuhan pokok, tabungan, dan investasi
- Menyisihkan Dana untuk Ditabung dan investasi
Langkah penting berikutnya dalam tips mengelola THR adalah menyisihkan dana untuk ditabung. Perlu diingat, bahwa menabung tidak harus dalam jumlah besar. Kamu dapat memulai dengan menyisihkan setidaknya 20% dari THR.
- Mengalokasikan Dana untuk Zakat dan Sedekah
Mengalokasikan dana untuk zakat dan sedekah merupakan langkah mulia dalam mengelola THR dengan bijak. Selain membantu orang lain, zakat dan sedekah juga dapat meningkatkan keberkahan rezeki dan mendatangkan kebahagiaan.
- Menghindari Pembelian Impulsif
Tips mengelola THR yang terakhir adalah menghindari impulsive buying! Penting untuk membuat daftar belanjaan sebelum berbelanja dan menetapkan anggaran yang sesuai. Ketika sudah memiliki daftar belanjaan yang telah direncanakan sebelumnya, kamu dapat lebih fokus pada kebutuhan yang sebenarnya.
Mengelola THR dengan baik tidak hanya sekadar mengerti konsepnya, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, agar semakin Financially Fit!
