Indonesian Journal, Jakarta – Pasangan artis sekaligus pebisnis, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menunjukan kemapanannya di dunia bisnis dengan, khususnya di panggung pasar modal Indonesia. Melalui kendaraan investasi anyar mereka, PT Harmoni Semesta Investama, sang “Sultan Andara” resmi bertransformasi menjadi pengendali utama sebuah emiten komersial di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Mengutip dari halaman Instagram bigalphaid, PT Harmoni Semesta Investama mengambilalih 61,85% saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) dari pengendali lama, David Dwiputra. Nilai akuisisi fantastis sebesar Rp178,74 miliar (dengan harga Rp94 per saham) ini seketika mengubah peta kepemilikan VISI. Di balik PT Harmoni, Nagita Slavina memegang kendali sebagai Direktur Utama sekaligus pemilik manfaat akhir (Ultimate Beneficiary Owner) sebesar 51%, didampingi Raffi Ahmad sebagai Komisaris dengan porsi 49%. Masuknya nama-mana besar ini jelas bukan sekadar investasi portofolio pasif, melainkan sebuah babak baru dalam strategi pendanaan alternatif dan ekspansi bisnis holding mereka yang kian agresif.
Namun, langkah berani yang diambil PT Harmoni Semesta Investama ini menimbulkan “Sultan Effect” yang berpotensi menerbangkan harga saham VISI secara spekulatif, pasar modal kini menanti kepatuhan regulasi yang wajib menyertai aksi ini: Aksi Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer). Aksi ini dilakukan sesuai dengan peraturan OJK (POJK) No. 9/2018, dimana PT Harmoni Semesta Investama mengambil alih lebih dari 50% saham dan mengakibatkan perubahan pengendali, mereka wajib melakukan Mandatory Tender Offer (MTO) kepada pemegang saham publik/retail VISI yang tersisa.
VISI adalah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar bahan baku percetakan digital yang mulai melantai di Bursa Efek Indonesia pada 27 Februari 2024 dengan melepas 615 juta saham, atau setara dengan 20% dari modal penuh perusahaan, dengan harga Rp 120 per lembar saham.
Dilantai bursa, saham VISI terlihat mendapat sentimen positif dan terus bergerak naik setelah Raffi dan Nagita mengumumkan kepemilikan saham dan mendominasi perusahaan yang tengah menjalin kerjasama produks dengan pamasok dari China ini. Tercatat, per 11 Juni 2026 saham VISI ada di level Rp 1.125 per saham, kenaikan ini mencapai 501,60% atau setara +Rp 934 sejak awal tahun.
Sejumlah kalangan dari publik dan pelaku pasar memberikan reaksi yang berbeda-beda. Sebagian melihat masuknya Raffi-Nagita sebagai stimulan yang dapat meningkatkan stabilitas emiten serta membuka peluang ekspansi bisnis baru. Sementara sebagian lainnya menganggap ini sebagai jalan pintas untuk RANS Entertaiment masuk bursa tanpa proses IPO konvensional. Sebagian lainnya mengaitkan nama Raffi Ahmad di dunia hiburan dan media sosial yang sering mendapat sentimen negatif, dan ini diakhwatirkan akan mempengaruhi tata kelolah perusahaan ke depannya.
