Bercerita Lewat Rangkaian Bunga di Ruang Cerita, Aston Blooms Your Own Story

Indonesian Journal, Jakarta – Sering sekali kita terjebak dalam satu kondisi yang kita tidak bisa ekpresikan, tidak dapat kita ungkapkan walau kita ingin sekali menyampaikannya ke seseorang yang dituju atau ke khalayak.

Menyadari hal tersebut pada Minggu (18/10), Aston bekerjasama dengan Kreatoria53 dan Bloom Storiess Jakarta menginisiasi Ruang Cerita. Bunga menjadi pilihan di Ruang Cerita untuk mengekspresikan perasaan yang tidak dapat diucapkan maupun diekspresikan.

Kintan Prabaningrum dari Bloom Storiess Jakarta menjelaskan, rangkaian bunga yang dibuat peserta menjadi media untuk menggambarkan pengalaman, emosi, dan pencapaian masing-masing individu.

“Intinya, kami ingin mengajak peserta untuk mengenali dan menerima diri mereka melalui media bunga. Mereka bisa menuangkan emosi, pengalaman, serta pencapaian hidup ke dalam sebuah rangkaian bunga yang pada akhirnya akan menceritakan, inilah aku,” ujar Kintan saat ditemui tim media sesaat sebelum Ruang Bercerita yang diadakan di Nusa Lounge, Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center.

Peserta diberikan kebebasan menentukan bentuk, tinggi, dan komposisi bunga sesuai interpretasi pribadi. Tidak ada aturan baku yang mengharuskan setiap peserta menghasilkan rangkaian dengan bentuk seragam.

Ia mencontohkan, bunga mawar yang ditempatkan paling tinggi dapat melambangkan pencapaian terbesar seseorang. Bagi seorang peserta, pencapaian itu bisa berupa kesempatan menempuh pendidikan di luar negeri, sedangkan bagi peserta lain bisa berarti keberhasilan membangun usaha kecil.

Event yang bersifat intimate ini berlangsung dengan suasan akrab. Tidak cuma dari Kintan, tapi peserta lain pun membantu peserta lain untuk menyelesaikan sebuah rangkaian tanpa mengurangi nilai yang dimaksud peserta yang dibantu.

Fathina, salah satu peserta yang berasal dari Salemba, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Hal serupa disampaikan Adinda, peserta asal Tebet, yang menilai workshop ini memberinya kesempatan untuk mengenal orang baru sekaligus mengeksplorasi kreativitas.

“Senang sekali karena bisa kenal banyak teman baru. Jujur, awalnya saya masih bingung saat merangkai bunga. Namun, setelah melihat teman-teman lain kreatif, saya jadi ikut terpacu untuk berkreasi. Kebetulan saya juga suka bunga, jadi melihat banyak bunga baru membuat saya semakin antusias. Semuanya juga ramah dan baik,” ungkap Adinda.

Marketing Communication Manager atau Head of Marketing Communication Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center, Riana Megawati, mengatakan Ruang Cerita dirancang sebagai wadah bagi masyarakat untuk bertemu, berbagi pengalaman, bersosialisasi, dan membangun koneksi.

Menurut Riana, hotel ingin memperluas perannya agar tidak hanya dikenal sebagai tempat menginap, destinasi kuliner, atau lokasi pertemuan dan acara sosial, tetapi juga sebagai ruang bagi masyarakat untuk membangun hubungan dan komunitas.

“Ruang Cerita itu sesuai namanya, yaitu ruang untuk bertemu, ruang untuk berbagi cerita, ruang untuk terkoneksi dengan orang lain, dan ruang untuk bersosialisasi,” kata Riana.

Lebih lanjut, Riana menjelaskan, pengembangan peserta dan anggota komunitas dilakukan secara mandiri oleh hotel. Melalui pendekatan tersebut, Ruang Cerita diharapkan berkembang menjadi komunitas yang memiliki hubungan berkelanjutan dengan Aston Priority Simatupang.

“Kegiatan Ruang Cerita tidak akan terbatas pada workshop merangkai bunga. Ke depannya, program ini akan menghadirkan berbagai aktivitas dengan konsep berbeda yang disesuaikan dengan minat dan kebutuhan komunitas,” tutup Riana

 

Community Podcast

Latest articles

Related articles