Indonesian Journal, Jakarta – Kedutaan Prancis di Indonesia melalui Institut français d’Indonésie (IFI) menghadirkan grup teater boneka Prancis Succursale 101 di 4 kota di Indonesia. Dimulai dari 7 hingga 21 Oktober 2026, teater boneka Perancis Succursale 101 membawakan cerita dengan judul ‘Little Blue and Little Yellow’.
Cerita yang terinspirasi dari buku bergambar terkenal karya penulis dan ilustrator Italia Léo Lionni ini akan tampil Yogyakarta, Jakarta, Bandung, dan Surabaya dengan menggabungkan pertunjukan untuk anak – anak dan lokakarya untuk mahasiswa Indonesia dan seniman pemula.
Mengutip dari siaran pers IFI yang diterima redaks Indonesian Journal beberapa hari yang lalu, “Little Blue and Little Yellow” menceritakan kisah dua sahabat berwarna-warni yang suka bermain bersama. Suatu hari, setelah saling berpelukan erat, mereka menjadi hijau. Namun ketika mereka pulang, orang tua mereka tidak lagi mengenali mereka karena warna-warna aslinya tidak ada lagi. Melalui bentuk dan warna yang sederhana serta bahasa visual yang ceria, pertunjukan ini mengeksplorasi persahabatan, identitas, perbedaan, dan penerimaan.
Tur dimulai di Yogyakarta pada 9 Oktober sebagai bagian dari Pesta Boneka, satu-satunya teater boneka bienal (dua tahunan) internasional dan independen di Indonesia, yang diselenggarakan oleh Papermoon Puppet Theatre dalam rangka Pesta Boneka on Wheels. Berikut jadwal Prancis SUCCURSALE 101 tur :
• 9 Oktober 2026 – Pesta Boneka 10, Yogyakarta
• 15 Oktober 2026 – Pesta Boneka on Wheels, Blackbox Theatre Komunitas Salihara, Jakarta
• 17 Oktober 2026 – IFI Bandung
• 20 Oktober 2026 – Universitas Kristen Petra (UKP), Surabaya
Selain pertunjukan, puppeteer Emily Evans memandu lokakarya bagi mahasiswa dari universitas dan institusi seni Indonesia dalam pembuatan dan manipulasi boneka kertas menggunakan teknik yang terinspirasi bunraku, di mana boneka berukuran asli digerakkan
oleh beberapa pemain.
Didukung Programme International de Diffusion Artistique (PIDA) dari Institut français de Paris, kegiatan ini berkontribusi pada pengembangan kerja sama budaya antara Prancis dan Indonesia, sesuai dengan Deklarasi Borobudur tentang Strategi Budaya Bersama, yang diadopsi oleh Presiden Emmanuel Macron dan Prabowo Subianto selama Kunjungan Kenegaraan Presiden Prancis ke Indonesia pada Mei 2025.
Dengan menggabungkan mobilitas artistik, pertunjukan, lokakarya, dan pertukaran profesional, proyek ini mencerminkan ambisi bersama untuk mengembangkan kerja sama budaya melalui kemitraan, pengembangan keterampilan, dan pertukaran antara profesional budaya Prancis dan Indonesia.

